ITS Tawarkan Beasiswa Pascasarjana dengan Tunjangan Hingga 5 Juta Rupiah

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) membuka peluang emas bagi para mahasiswa pascasarjana berprestasi melalui tiga program beasiswa yang menjanjikan. Inisiatif ini tidak hanya meringankan beban finansial, tetapi juga diharapkan dapat mendongkrak reputasi ITS di panggung internasional.

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITS, Prof. Nurul Widiastuti, menegaskan komitmen ITS untuk mendukung pendidikan berkualitas, selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) poin 4. Beasiswa ini dirancang untuk menarik talenta-talenta unggul yang akan berkontribusi pada kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Berikut adalah rincian mengenai ketiga jenis beasiswa yang ditawarkan:

  • Beasiswa FAST-D: Program percepatan studi magister dan doktor yang dirancang untuk lulusan sarjana berprestasi. Beasiswa ini memberikan kesempatan untuk menyelesaikan pendidikan pascasarjana dalam waktu empat tahun.

    Persyaratan:

    • Warga Negara Indonesia
    • Lulusan Sarjana berprestasi (Fresh Graduate)
    • Akreditasi program studi asal Unggul dan IPK minimal 3,5
    • Sertifikat TOEFL dan TPA minimal 500
    • Usia maksimal 24 tahun (per 31 Agustus 2025)
    • Surat rekomendasi dari dosen pembimbing Sarjana
    • Tidak sedang menerima beasiswa lain
    • Kondisi fisik dan mental sehat, bebas narkoba
    • Bersedia mengikuti pendidikan pascasarjana selama empat tahun dan mematuhi ketentuan kontrak beasiswa.
  • Beasiswa Unggulan ITS: Program doktor yang ditujukan untuk lulusan magister dengan rekam jejak publikasi yang kuat. Beasiswa ini memberikan dukungan finansial selama tiga tahun masa studi.

    Persyaratan:

    • Memiliki publikasi sebagai penulis pertama pada jurnal nasional terakreditasi minimal SINTA 4 atau seminar internasional terindeks Scopus/Web of Science.
  • Global Excellence Scholarship: Beasiswa yang ditujukan untuk mahasiswa internasional yang ingin menempuh program doktor di ITS. Program ini juga memberikan dukungan finansial selama tiga tahun masa studi.

    Persyaratan:

    • Menyertakan paspor
    • Surat pernyataan yang menjelaskan alasan memilih studi di Indonesia dan rencana akademik.

Para penerima beasiswa akan mendapatkan pembebasan biaya kuliah dan tunjangan biaya hidup sebesar Rp 5 juta per bulan. Selain itu, mereka juga akan menerima dana penelitian sebesar Rp 50 juta per tahun.

Pendaftaran untuk calon mahasiswa akan dibuka pada 1 - 29 Juli 2025. Sebelumnya, akan ada proses pemilihan calon promotor yang meliputi sosialisasi, penjaringan, seleksi, dan pengumuman (24 April - 9 Mei 2025). Pendaftaran untuk mahasiswa internasional akan dilaksanakan pada 9 - 31 Mei 2025.