Tim Pemadam Kebakaran Kota Jambi Berhasil Lepaskan Aksesori Titanium dari Pasien ODGJ
Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi menunjukkan profesionalisme dan keahlian mereka dalam situasi yang tidak biasa. Mereka berhasil mengevakuasi cincin dan gelang berbahan titanium dari tangan seorang pria bernama Syaiful Kholis (46), yang merupakan pasien dengan gangguan jiwa (ODGJ).
Kejadian bermula ketika Andrizal, seorang warga yang juga saudara dari Syaiful, mengajukan permohonan bantuan kepada Damkartan Kota Jambi. Andrizal menjelaskan bahwa ia kesulitan melepaskan aksesori logam yang melingkar di tangan Syaiful. Syaiful sendiri berasal dari Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan saat itu membutuhkan bantuan untuk mengatasi situasi sulit tersebut.
Menyadari tingkat kesulitan yang ada, tim Damkartan segera merespons permintaan tersebut. Titanium dikenal sebagai material yang sangat kuat dan tahan lama, sehingga proses pelepasan aksesori tersebut membutuhkan kehati-hatian ekstra dan peralatan khusus. Tantangan bertambah ketika Syaiful menunjukkan sikap yang kurang kooperatif. Saat petugas mendekat dengan peralatan evakuasi, Syaiful sempat memberikan perlawanan.
"Pasien sempat menunjukkan respons yang agresif, namun tim kami tetap tenang dan mengutamakan pendekatan yang persuasif," jelas Kepala Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandi. Ia menambahkan bahwa keselamatan pasien adalah prioritas utama dalam setiap tindakan yang mereka lakukan. Tim Damkartan menerapkan teknik evakuasi yang terukur dan hati-hati untuk meminimalisir risiko cedera pada pasien.
Setelah berjuang selama lebih dari 30 menit, dengan kesabaran dan keahlian yang tinggi, tim Damkartan akhirnya berhasil melepaskan cincin dan gelang titanium dari tangan Syaiful. Keberhasilan ini disambut dengan rasa syukur dan lega oleh pihak keluarga. Andrizal, saudara Syaiful, menyampaikan apresiasinya yang mendalam kepada tim Damkartan Kota Jambi. "Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan. Kami sempat khawatir, namun berkat bantuan Damkartan, semua proses berjalan dengan lancar," ujarnya.
Setelah proses evakuasi selesai, Syaiful Kholis segera dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jambi untuk mendapatkan perawatan intensif. Diharapkan, dengan perawatan yang tepat, kondisi Syaiful dapat segera membaik.
Kejadian ini menjadi contoh bagaimana Damkartan tidak hanya bertugas memadamkan api, tetapi juga memiliki peran penting dalam membantu masyarakat dalam berbagai situasi darurat, termasuk dalam penanganan masalah kesehatan jiwa.