Hyundai Lirik Insentif Pemerintah untuk Penggunaan Bahan Baku Lokal

Pabrikan otomotif asal Korea Selatan, Hyundai Motor Group, tengah menjajaki potensi insentif dari pemerintah Indonesia terkait pemanfaatan nikel, kobalt, dan mangan dalam proses produksinya di dalam negeri. Hal ini terungkap dalam pertemuan antara perwakilan Hyundai dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, di Jakarta.

"Hyundai menanyakan mengenai kemungkinan insentif jika mereka menggunakan nikel, kobalt, dan mangan dari Indonesia. Selama ini mereka memang sudah menggunakan bahan-bahan tersebut," ujar Airlangga usai pertemuan.

Pemerintah sendiri belum memberikan kepastian mengenai pemberian insentif khusus untuk ketiga komoditas tambang tersebut. Airlangga menjelaskan bahwa penggunaan nikel, kobalt, dan mangan lokal selama ini sudah menjadi bagian dari perhitungan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Selain Hyundai, KCC Glass, produsen kaca yang telah berinvestasi di Batang, Jawa Tengah, juga menyampaikan komitmen untuk memperluas bisnisnya di Indonesia. Namun, realisasi investasi ini masih menunggu penyelesaian pembangunan fasilitas pelabuhan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batang.

"Mereka berencana meningkatkan kapasitas produksi hingga tiga kali lipat. Namun, realisasinya menunggu fasilitas pelabuhan selesai dibangun," jelas Airlangga.

Sebelumnya, Airlangga juga melaporkan bahwa 19 perusahaan asal Korea Selatan berencana untuk meningkatkan investasi di Indonesia dengan total nilai mencapai US$ 1,7 miliar. Rencana ini disampaikan setelah pertemuan delegasi Korea Selatan dengan Presiden Prabowo Subianto.

Dengan tambahan investasi ini, total investasi Korea Selatan di Indonesia akan mencapai US$ 15,4 miliar.

Dari 19 perusahaan tersebut, beberapa di antaranya adalah:

  • LX International (sektor batu bara dan nikel)
  • SK Group (pabrik plasma darah)
  • Lotte Chemicals (pengembangan pabrik petrokimia)
  • LOTTE Corporation
  • KCC Glass Corporation
  • Hyundai Motor Group
  • HD HYUNDAI XITESOLUTION
  • KB Financial Group
  • POSCO Holdings
  • EcoPro
  • Poongsan Corporation

Investasi dari perusahaan-perusahaan Korea Selatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi perekonomian Indonesia, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing industri nasional.