Tarif Impor AS Ancam Harga Sepatu Adidas di Pasaran
Kenaikan tarif impor yang diterapkan oleh Amerika Serikat berpotensi memicu lonjakan harga produk Adidas di pasar Amerika. Raksasa apparel asal Jerman tersebut menyatakan bahwa kebijakan tarif ini akan berdampak signifikan terhadap biaya produksi dan distribusi produk mereka.
Manajemen Adidas mengungkapkan bahwa meskipun perusahaan mencatatkan pertumbuhan positif pada kuartal sebelumnya, ancaman tarif impor tetap menjadi perhatian utama. Mereka menjelaskan bahwa tarif yang lebih tinggi akan secara langsung meningkatkan biaya untuk semua produk Adidas yang dipasarkan di AS. Namun, perusahaan belum dapat memberikan estimasi pasti mengenai besaran kenaikan harga yang akan terjadi.
Adidas mengakui bahwa mereka rentan terhadap dampak perang tarif antara AS dan China. Meski telah berupaya mengurangi ekspor produk dari China ke AS, perusahaan tetap menghadapi tantangan akibat peningkatan tarif AS terhadap berbagai negara pengekspor lainnya. Beberapa negara bahkan dikenakan tarif hingga 10% selama masa negosiasi berlangsung.
Ketidakpastian seputar negosiasi perdagangan antara AS dan negara-negara pengekspor semakin mempersulit Adidas dalam mengambil keputusan strategis. Perusahaan menyatakan bahwa mereka belum dapat menentukan langkah-langkah konkret yang akan diambil untuk mengatasi dampak tarif impor. Kenaikan biaya akibat tarif yang lebih tinggi diperkirakan tidak hanya akan memengaruhi sektor apparel, tetapi juga berpotensi memengaruhi permintaan konsumen terhadap produk Adidas.
Saat ini, Adidas tidak memiliki fasilitas produksi di AS. Perusahaan mengandalkan pabrik-pabrik di negara lain, termasuk Vietnam dan Kamboja, yang juga dikenakan tarif impor hingga 40%. Kondisi ini semakin memperburuk situasi dan meningkatkan tekanan pada harga produk Adidas di pasar AS.
Pada kuartal I 2025, Adidas mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 155% menjadi US$496,5 juta. Penjualan bersih juga meningkat 12,7% menjadi 6,15 miliar euro. Namun, keberhasilan ini terancam oleh kebijakan tarif impor AS yang dapat menggerus margin keuntungan perusahaan dan memengaruhi daya saing produk Adidas di pasar Amerika.