Pemkot Depok Targetkan Pembangunan Flyover Juanda Dimulai Awal 2026 Guna Urai Kemacetan

Pemerintah Kota Depok terus berupaya mengatasi permasalahan kemacetan yang semakin parah di Jalan Ir. Juanda, khususnya setelah beroperasinya Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) Seksi II. Salah satu solusi yang tengah diupayakan adalah pembangunan flyover (jalan layang) di kawasan tersebut.

Sebagai langkah konkret, Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, memimpin rapat koordinasi penting yang melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan PT Translingkar Kita Jaya (TLKJ) pada Senin, 28 April 2025. Rapat tersebut membahas secara mendalam rencana pembangunan flyover Juanda. Turut hadir dalam rapat tersebut Kepala Bappeda, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta perwakilan dari Kementerian PU yang dipimpin oleh Kepala Subdit Perencanaan Teknis Jalan Bebas Hambatan Direktorat Jalan Bebas Hambatan, Dedi Gunawan.

Rencana pembangunan flyover ini merupakan tindak lanjut dari surat permohonan yang diajukan oleh Wali Kota Depok kepada Kementerian PU. Selain itu, pembangunan ini juga didasari oleh rekomendasi dari hasil Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) yang tertuang dalam SK.328 BPTJ Tahun 2019. Hasil Andalalin tersebut secara tegas menyatakan perlunya pembangunan flyover untuk mengurangi titik-titik konflik lalu lintas di sepanjang Jalan Ir. Juanda yang disebabkan oleh on-off ramp Tol Cijago Seksi II.

Chandra Rahmansyah mengungkapkan bahwa V/C Ratio (Volume Capacity Ratio) di Jalan Juanda saat ini mencapai 0,94 pada jam-jam sibuk. Angka ini mengindikasikan bahwa kapasitas jalan sudah hampir mencapai batas maksimalnya, sehingga menyebabkan kemacetan yang signifikan dan berpotensi membahayakan keselamatan para pengguna jalan.

Dalam presentasinya, Chandra menjelaskan bahwa flyover yang direncanakan memiliki panjang sekitar 204,63 meter dan membutuhkan pembebasan lahan seluas 723,12 meter persegi. Titik awal pembangunan akan dimulai dari area Carwash Washmee hingga Double U Steak yang terletak di sepanjang Jalan Juanda.

Pemerintah Kota Depok menargetkan agar pembangunan flyover Juanda dapat dimulai pada awal tahun 2026. "InsyaAllah, perencanaan pembangunan ini akan diimplementasikan secepat mungkin. Berdasarkan hasil pembahasan tadi, diharapkan pada awal tahun 2026 pembangunannya sudah dapat terealisasi," ujar Chandra, seperti yang dikutip dari situs resmi Pemerintah Kota Depok.

Namun demikian, realisasi pembangunan masih menunggu hasil rapat yang akan disampaikan secara resmi kepada Menteri PU RI. Sebagai langkah selanjutnya, survei lapangan bersama akan dilaksanakan pada Jumat, 2 Mei 2025, untuk memastikan kesiapan lokasi pembangunan flyover.

Pembangunan flyover Juanda dianggap krusial untuk meningkatkan kelancaran arus lalu lintas, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, serta mendukung aksesibilitas ke kawasan-kawasan strategis di Depok yang terhubung langsung dengan Tol Cijago dan wilayah penyangga Jakarta lainnya. Dengan adanya flyover ini, diharapkan mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di Kota Depok dapat semakin meningkat.

Pentingnya Pembangunan Flyover

  • Mengatasi kemacetan parah di Jalan Ir. Juanda.
  • Mendukung kelancaran arus kendaraan.
  • Meningkatkan keselamatan lalu lintas.
  • Menunjang aksesibilitas kawasan strategis di Depok.
  • Terhubung langsung dengan Tol Cijago dan kawasan penyangga Jakarta.
  • Meningkatkan mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.