Prancis Dorong Pasar Karbon Global yang Kredibel Melalui Peluncuran Piagam
Pemerintah Prancis menunjukkan komitmennya dalam mengatasi perubahan iklim dengan meluncurkan sebuah piagam yang bertujuan untuk mempromosikan penggunaan kredit karbon yang berintegritas tinggi dan sejalan dengan tujuan Perjanjian Paris. Inisiatif ini diumumkan pada 28 April 2025, menandai langkah penting dalam upaya global untuk membangun pasar karbon internasional yang lebih transparan dan kredibel.
Piagam ini tidak hanya berfungsi sebagai panduan, tetapi juga sebagai komitmen bersama untuk memastikan bahwa penggunaan kredit karbon berkontribusi secara efektif terhadap pengurangan emisi global dan mendukung adaptasi terhadap dampak perubahan iklim, terutama di negara-negara berkembang dan rentan. Menteri Transisi Ekologi Prancis, Agnès Pannier-Runacher, memimpin peluncuran ini, dengan dukungan dari 17 perusahaan terkemuka, termasuk Schneider Electric, Capgemini, dan Beko, yang telah menandatangani piagam tersebut.
Fokus utama dari piagam ini adalah pada integritas kredit karbon. Piagam ini menetapkan bahwa kredit karbon yang digunakan harus memenuhi standar yang ditetapkan dalam Artikel 6.4 Perjanjian Paris dan prinsip-prinsip inti dari Integrity Council for Voluntary Carbon Markets (ICVCM). Artikel 6.4 Perjanjian Paris sendiri merupakan mekanisme kredit karbon internasional yang dikenal sebagai Mekanisme Pemberian Kredit Perjanjian Paris (PACM). Mekanisme ini memungkinkan negara-negara untuk memperdagangkan kredit karbon dari proyek pengurangan dan penghapusan emisi untuk mencapai tujuan Kontribusi yang Ditentukan Secara Nasional (NDC).
Selain itu, piagam ini menekankan pentingnya kontribusi sistematis terhadap pendanaan langkah-langkah adaptasi di negara-negara berkembang dan rentan, termasuk Negara-Negara Kepulauan Kecil yang Sedang Berkembang (SIDS). Hal ini sejalan dengan prinsip keadilan iklim, yang mengakui bahwa negara-negara yang paling rentan terhadap dampak perubahan iklim seringkali adalah negara-negara yang paling sedikit berkontribusi terhadap emisi gas rumah kaca.
Pannier-Runacher menekankan bahwa mengatasi darurat iklim membutuhkan kerja sama internasional yang lebih erat dan terkoordinasi. Piagam ini merupakan salah satu wujud nyata dari komitmen Prancis untuk memfasilitasi kerja sama tersebut dan untuk memastikan bahwa pasar karbon global berfungsi secara efektif dan adil.
Dengan peluncuran piagam ini, Prancis berharap dapat memberikan dorongan baru bagi pengembangan pasar karbon yang berkelanjutan dan berintegritas tinggi, serta untuk mempercepat transisi global menuju ekonomi rendah karbon.