PLN Soroti Peran Strategis Perempuan dalam Pelunasan Utang dan Transisi Energi
PT PLN (Persero) menyoroti kontribusi signifikan perempuan dalam pencapaian perusahaan, termasuk pelunasan utang besar di tengah pandemi dan upaya transisi energi berkelanjutan. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menekankan komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan memberikan kesempatan yang sama bagi perempuan untuk berkembang.
Dalam acara Gender Summit 2025 di Jakarta, Darmawan Prasodjo mengungkapkan bahwa di bawah kepemimpinan Direktur Keuangan saat itu, Sinthya Roesly, PLN berhasil mengurangi utang sebesar US$ 4 miliar atau setara dengan Rp 67,2 triliun selama masa pandemi COVID-19. Pencapaian ini menunjukkan peran vital perempuan dalam pengelolaan keuangan perusahaan di saat-saat sulit.
Selain itu, Darmawan juga menunjuk peran Maya Rani Puspita, yang menjabat sebagai EVP Keuangan Korporat PLN, dalam mengelola keuangan perusahaan agar lebih kuat dan berkelanjutan. Kontribusi Maya dianggap krusial dalam menjaga stabilitas finansial PLN.
PLN juga menempatkan perempuan pada posisi kunci dalam upaya transisi energi. Kamia Handayani, selaku EVP Transisi Energi dan Keberlanjutan PLN, memimpin inisiatif-inisiatif yang berkaitan dengan energi bersih dan keberlanjutan, yang kini menjadi bagian integral dari strategi bisnis perusahaan.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA), Arifah Choiri Fauzi, mengapresiasi langkah PLN dalam melibatkan perempuan dalam transisi energi. Arifah menekankan bahwa transisi energi bersih membutuhkan pendekatan yang inovatif, inklusif, dan berkeadilan. Ia berharap PLN dapat memastikan bahwa proses transisi ini terlaksana secara adil dan merata.
Arifah juga menyoroti pentingnya mengatasi hambatan struktural dan budaya yang masih menghalangi partisipasi penuh perempuan, khususnya di sektor-sektor yang didominasi oleh laki-laki seperti energi. Ia menyerukan agar organisasi-organisasi dapat menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan mendukung bagi perempuan agar dapat berkontribusi secara maksimal.
Berikut adalah poin-poin penting yang disampaikan dalam acara tersebut:
- PLN berkomitmen untuk memberikan dukungan dan kesempatan yang sama bagi perempuan untuk berkembang.
- Perempuan memainkan peran kunci dalam pelunasan utang PLN selama pandemi.
- PLN menempatkan perempuan pada posisi strategis dalam upaya transisi energi berkelanjutan.
- Pemerintah mendorong PLN untuk memastikan transisi energi yang berkeadilan dan inklusif.
- Pentingnya mengatasi hambatan struktural dan budaya yang menghalangi partisipasi perempuan di sektor energi.