Antisipasi Aksi May Day, Lalu Lintas di Sekitar Kantor Gubernur Jawa Timur Direkayasa

Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang jatuh pada Kamis, 1 Mei 2025, Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama. Langkah ini diambil sebagai antisipasi potensi kepadatan dan kelancaran arus lalu lintas selama aksi demonstrasi yang diperkirakan akan terpusat di sekitar Kantor Gubernur Jawa Timur.

AKP Rina Shanti, Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polrestabes Surabaya, menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas akan diberlakukan di beberapa titik strategis. Penutupan total akan dilakukan di seluruh akses menuju Jalan Pahlawan, Bubutan. Arus kendaraan dari arah Jalan Stasiun Kota akan dialihkan menuju Jalan Sulung. Kendaraan dari Jalan Jagalan menuju Pasar Besar akan diarahkan ke Jalan Peneleh. Pengguna jalan dari Jalan Veteran akan dialihkan ke Jalan Indrapura dan Jalan Stasiun Kota. Sementara itu, arus lalu lintas dari Jalan Dupak menuju Jalan Tembaan akan dialihkan ke Jalan Semarang.

Untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama aksi berlangsung, Polrestabes Surabaya mengerahkan 3.716 personel. Personel ini akan disebar di berbagai titik strategis untuk memastikan kelancaran lalu lintas dan mencegah terjadinya gangguan keamanan. KBO Satlantas Polrestabes Surabaya, Iptu Satriono, mengimbau kepada seluruh peserta aksi untuk mematuhi peraturan lalu lintas. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan segan-segan menindak para pelanggar lalu lintas, mulai dari masalah kelengkapan kendaraan hingga pelanggaran rambu lalu lintas. Selain itu, sistem ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) juga akan dioptimalkan untuk merekam setiap pelanggaran yang terjadi selama aksi berlangsung.

Berikut rincian pengalihan arus lalu lintas:

  • Jalan Pahlawan, Bubutan: Ditutup total.
  • Jalan Stasiun Kota: Arus dialihkan ke Jalan Sulung.
  • Jalan Jagalan menuju Pasar Besar: Arus dialihkan ke Jalan Peneleh.
  • Jalan Veteran: Arus dialihkan ke Jalan Indrapura dan Jalan Stasiun Kota.
  • Jalan Dupak menuju Jalan Tembaan: Arus dialihkan ke Jalan Semarang.

Dengan adanya rekayasa lalu lintas ini, diharapkan masyarakat dapat menyesuaikan rute perjalanan dan mematuhi arahan petugas di lapangan. Kepolisian mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan saling menjaga ketertiban selama berlangsungnya aksi Hari Buruh.