Urban Republic Ajak Masyarakat Daur Ulang Gadget Bekas, Imbalan Voucher Hingga Rp200 Ribu

Masyarakat kini memiliki kesempatan untuk berkontribusi dalam pelestarian lingkungan sekaligus mendapatkan keuntungan melalui program UR Zero Waste yang diinisiasi oleh Urban Republic, bagian dari Erajaya Active Lifestyle. Program ini mengajak masyarakat untuk menyumbangkan gadget bekas mereka yang tidak lagi terpakai ke gerai-gerai Urban Republic yang telah ditunjuk.

Sebagai imbalan atas partisipasi dalam program ini, para penyumbang akan menerima voucher belanja dengan nilai bervariasi, mulai dari Rp50.000 hingga Rp200.000. Voucher ini dapat digunakan untuk berbelanja berbagai produk di gerai Urban Republic.

Menurut Deputi CEO Erajaya Active Lifestyle, Andre Tanudjaja, inisiatif UR Zero Waste ini dilatarbelakangi oleh kepedulian terhadap isu limbah gadget yang semakin meningkat. Program ini bertujuan untuk mengurangi jumlah gadget bekas yang terbuang dan berpotensi mencemari lingkungan.

"Saat ini, program ini baru tersedia di lima gerai Urban Republic, namun kami berencana untuk memperluasnya hingga mencapai 15 gerai. Kami juga akan menambah titik pengumpulan di Erafone agar semakin banyak masyarakat yang dapat berpartisipasi," ujar Andre dalam konferensi pers di Jakarta Pusat.

Adapun lima gerai Urban Republic yang telah menjadi titik pengumpulan gadget bekas sejak 15 April 2025 adalah:

  • UR Kota Kasablanka
  • UR Pondok Indah Mall
  • UR Summarecon Mall Serpong
  • UR Lippo Mall Puri
  • UR Senayan City

Berbagai jenis limbah elektronik dapat didonasikan melalui program ini, termasuk:

  • Charger
  • Powerbank
  • Kabel
  • Plug
  • Lightstrip
  • Software
  • Keyboard
  • Mouse
  • Earphone
  • TWS
  • Ponsel
  • Smartwatch
  • CCTV
  • Speaker
  • Headphone
  • Konsol game
  • Tablet
  • Laptop

Andre Tanudjaja menegaskan bahwa program UR Zero Waste akan berjalan secara berkelanjutan sebagai wujud komitmen Erajaya Active Lifestyle terhadap pelestarian lingkungan. Program ini sebelumnya telah diimplementasikan secara internal di kalangan karyawan perusahaan.

"Kami melihat bahwa program ini memiliki potensi untuk dikembangkan dan melibatkan lebih banyak orang," kata Andre.

Sementara itu, Head of Corporate Social Responsibility Erajaya, Rezza Lazuardi Pratama, menjelaskan bahwa UR Zero Waste merupakan bagian dari program lingkungan yang lebih besar dari perusahaan. Sebelumnya, Erajaya telah melakukan perhitungan emisi karbon dari berbagai aktivitas operasional perusahaan.

"Program ini kami buka untuk publik sebagai bentuk tanggung jawab produk dari apa yang dijual Urban Republic. Kami mengajak masyarakat untuk mengumpulkan dan mendonasikan kembali limbah elektronik yang tidak terpakai," jelas Reza.

Dalam pengelolaan limbah yang terkumpul, Urban Republic bekerja sama dengan pihak ketiga yang memiliki izin untuk mengelola limbah B3. Limbah-limbah tersebut akan dipilah dan diolah sedemikian rupa sehingga bahan-bahannya dapat didaur ulang.

"Nantinya akan dilakukan cleansing data, pemilahan gadget berdasarkan bahan-bahannya. Plastik kembali menjadi plastik, kabel kembali menjadi kabel, logam kembali menjadi biji logam," tutur Reza.

Hasil daur ulang tersebut akan menjadi bahan baku yang dapat dimanfaatkan kembali oleh produsen yang tersertifikasi, sehingga mengurangi ketergantungan pada bahan baku baru dan meminimalkan dampak lingkungan.