Presiden Prabowo Soroti Upaya Penyelamatan Kekayaan Negara dari Tindak Korupsi

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan hak-hak rakyat Indonesia, terutama dalam bidang kesejahteraan dan pendidikan. Hal ini disampaikan di hadapan ribuan buruh dalam peringatan Hari Buruh yang berlangsung di Monas, Jakarta, Kamis (1/5/2025).

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyoroti pentingnya memastikan tidak ada anak Indonesia yang kelaparan dan semua anak mendapatkan akses pendidikan gratis. Pemerintahannya berjanji untuk bekerja keras mewujudkan tujuan tersebut, serta memberikan pelayanan kesehatan yang baik dan mempermudah akses obat-obatan bagi seluruh masyarakat.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menyinggung potensi besar kekayaan alam Indonesia. Namun, ia juga menyoroti adanya tantangan besar, yaitu praktik korupsi yang merugikan negara. Ia menegaskan tekad pemerintahannya untuk memberantas korupsi dari bumi Indonesia.

"Kami sudah melihat, kami sudah menghitung, kekayaan bangsa Indonesia begitu besar," ujar Presiden Prabowo, "masalahnya, praktik korupsi juga banyak."

Presiden Prabowo menyadari bahwa upaya pemberantasan korupsi bukanlah tugas yang mudah dan akan menghadapi berbagai tantangan. Meski demikian, ia menyatakan tidak akan gentar dan siap menghadapi segala risiko demi membela kepentingan bangsa dan rakyat Indonesia. Ia juga meminta dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar pemerintahannya dapat menjalankan tugas dengan baik.

Presiden Prabowo menambahkan, pemerintahan yang dipimpinnya bertekad untuk terus berupaya menghilangkan korupsi dari Indonesia. Ia mengakui, hal ini bukan pekerjaan yang ringan, melainkan pekerjaan yang berat, namun ia beserta jajarannya akan terus berupaya mewujudkan Indonesia yang bersih dari korupsi.

Presiden Prabowo juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal dan mendukung upaya pemerintah dalam memberantas korupsi. Ia yakin, dengan dukungan penuh dari masyarakat, Indonesia dapat menjadi negara yang maju, adil, dan sejahtera bagi seluruh rakyatnya.

Dengan semangat gotong royong dan persatuan, Presiden Prabowo optimis bahwa Indonesia dapat mengatasi berbagai tantangan dan mewujudkan cita-cita bangsa untuk menjadi negara yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian.

Presiden mengakhiri pidatonya dengan menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk terus bekerja keras, berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa, dan bersama-sama membangun Indonesia yang lebih baik di masa depan.