Warga Bandung Protes Lokasi Pengolahan Sampah Pasar Caringin, Dukungan untuk Program Dedi Mulyadi Tak Surut
Protes Warga Bandung Terkait Lokasi Pengolahan Sampah di Pasar Caringin
Ratusan warga Gang Lumbung, Babakan Ciparay, Kota Bandung, melakukan aksi demonstrasi di calon lokasi pengolahan sampah mandiri Pasar Induk Caringin pada Kamis (1/5/2025). Aksi ini ditujukan kepada Badan Pengelola Pusat Perdagangan Caringin (BP3C) terkait penolakan pembangunan infrastruktur pengolahan sampah di lahan seluas 3.000 meter persegi milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang berdekatan dengan permukiman warga.
Alasan Penolakan dan Dukungan untuk Program Dedi Mulyadi
Menurut Yusman Kurniawan, perwakilan warga, keberatan utama bukan pada pengolahan sampah itu sendiri, melainkan pada lokasinya yang terlalu dekat dengan permukiman padat penduduk. Warga khawatir proses pengolahan sampah akan menimbulkan dampak negatif. Wandi Sofyan, warga lainnya, menambahkan bahwa sebelum kunjungan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, BP3C telah merencanakan pengadaan infrastruktur pengolahan sampah, namun terhambat izin dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Kunjungan Dedi Mulyadi dan persetujuan penggunaan lahan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat memicu reaksi warga. Meskipun mendukung program pengolahan sampah yang diinisiasi Dedi Mulyadi, warga menekankan pentingnya pemilihan lokasi yang tidak berdampingan langsung dengan permukiman.
Tanggapan BP3C dan Rencana Pengolahan Sampah
Kepala BP3C, Asep Syarief Hidayat, menyatakan pihaknya akan kembali bertemu dan menyosialisasikan rencana tersebut kepada warga sekitar Pasar Caringin yang berpotensi terdampak. Ia menekankan bahwa pengolahan sampah secara mandiri di dalam kawasan pasar merupakan solusi untuk mengatasi masalah sampah kronis. BP3C berencana menerapkan berbagai metode pengolahan sampah, termasuk pencacahan, fermentasi, vermifikasi, hingga insinerator.
Asep juga menegaskan komitmen Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk meminjamkan lahan milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat di dalam kawasan Pasar Induk Caringin seluas 3.000 meter persegi dengan pola sewa. Hal ini menunjukkan keseriusan Pasar Induk Caringin dalam menjalankan saran dan imbauan Dedi Mulyadi terkait pengelolaan sampah.
Daftar Teknologi Pengolahan Sampah Mandiri
- Pencacahan
- Fermentasi
- Vermifikasi
- Insinerator