Warga Semarang Mengadu ke Damkar Usai Jadi Korban Penipuan 'Giveaway' Media Sosial

Seorang wanita asal Mlilir, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, mencari pertolongan yang tak lazim dengan mendatangi kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) Ambarawa pada Kamis (1/5/2025). Kedatangannya bukan untuk melaporkan kebakaran atau kejadian darurat lainnya yang menjadi tugas utama petugas Damkar.

Menurut Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang, wanita tersebut tiba sekitar pukul 13.30 WIB dan disambut oleh salah seorang anggota Damkar bernama Awali. Petugas Damkar dengan sigap menyambut dan menanyakan perihal kedatangan wanita tersebut.

Namun, alih-alih melaporkan kebakaran, wanita itu justru mencurahkan isi hatinya. Ia mengaku menjadi korban penipuan dengan modus giveaway yang marak di media sosial Facebook. Wanita itu mengungkapkan bahwa ia telah mengirimkan sejumlah uang sebesar Rp 250.000, beserta alamat email dan kata sandinya, kepada pihak yang mengaku sebagai penyelenggara giveaway palsu tersebut.

Tak disangka, setelah mengirimkan informasi pribadi dan sejumlah uang, wanita tersebut justru mendapatkan teror dari pelaku penipuan. Merasa kebingungan dan panik atas situasi yang menimpanya, ia memutuskan untuk menghapus akun Facebook miliknya sebagai langkah antisipasi.

"Mungkin karena merasa tidak nyaman dan panik, lalu melapor ke Damkar Ambarawa. Ya, petugas kami mendengar cerita yang disampaikannya," kata Anang.

Setelah mendengarkan dengan seksama curahan hati wanita tersebut, petugas Damkar menyadari bahwa permasalahan yang dihadapi mengandung unsur penipuan dan tindak pidana. Mengingat Damkar memiliki wewenang dalam menangani kedaruratan, petugas menyarankan agar wanita tersebut membuat laporan resmi ke pihak kepolisian agar kasusnya dapat ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku.

"Tentu karena ibu itu merasa tertipu, lapornya ke kepolisian untuk penanganan selanjutnya. Kalau kami di Damkar menangani kegawatdaruratan," pungkas Anang.