Perjuangan Panjang Berbuah Manis: Tukang Kayu Asal Kuningan Akhirnya Berangkat Haji Setelah 12 Tahun Menabung

KUNINGAN, JAWA BARAT - Setelah penantian panjang selama 12 tahun, Rahman, seorang tukang kayu berusia 71 tahun asal Desa Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, akhirnya dapat mewujudkan impiannya untuk menunaikan ibadah haji. Momen keberangkatan Rahman dipenuhi dengan haru dan kebahagiaan, terlihat dari air mata yang mengalir di wajahnya saat berpamitan dengan keluarga dan tetangga.

Perjalanan Rahman untuk mencapai impian ini tidaklah mudah. Pada tahun 2023, ia terpaksa menunda keberangkatannya karena terkendala biaya yang meningkat dan adanya pembatasan usia. Saat itu, Rahman yang berusia 69 tahun, tidak memenuhi syarat usia maksimal yang ditetapkan. Meskipun sempat berharap mendapatkan kuota sisa, usianya tetap menjadi penghalang. Tahun 2024 pun berlalu tanpa kabar baik, namanya hanya tercantum dalam daftar cadangan.

Namun, Rahman tidak menyerah. Dengan tekad yang kuat dan keyakinan bahwa ibadah haji adalah panggilan dari Tuhan, ia terus berdoa dan berusaha. Akhirnya, penantian panjang itu membuahkan hasil. Rahman dijadwalkan berangkat ke tanah suci pada gelombang pertama, Kloter Sembilan, pada hari Minggu, 11 Mei 2025. Ia akan menunaikan ibadah haji seorang diri, karena keterbatasan biaya belum memungkinkan ia untuk memberangkatkan sang istri, Ecih.

Meski demikian, Rahman merasakan dukungan dan doa yang besar dari sang istri. Ia mengatakan bahwa semangat dan kesabaran yang ditanamkan sejak mulai menabung pada tahun 2013 menjadi kunci kekuatannya hingga akhirnya mendapatkan panggilan untuk beribadah di tanah suci. Rahman menyadari bahwa ibadah haji adalah panggilan dari Tuhan, yang akan memilih siapa dan kapan waktu yang tepat bagi seseorang untuk berangkat. Keberangkatan Rahman ini menjadi inspirasi bagi banyak orang, membuktikan bahwa dengan tekad, kerja keras, dan keyakinan, impian dapat menjadi kenyataan.