Konflik Antar Kelompok Warga Pecah di Tanjung Priok, Dua Orang Terluka

Aksi kekerasan antar kelompok warga mengguncang kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada dini hari Kamis (1/5/2025), mengakibatkan dua orang mengalami luka-luka. Peristiwa yang terjadi di Jalan Swasembada Barat X, Kebon Bawang, melibatkan empat kelompok yang berbeda, mulai dari remaja hingga orang dewasa.

Menurut keterangan dari Kapolsek Tanjung Priok, Kompol Sigit Kumono, konflik ini bermula dari perencanaan penyerangan yang diorganisir melalui media sosial Instagram. Dua kelompok, yang dikenal sebagai Sungai Bambu (Subam) dan Kebon Pisang (Bonpis), bersepakat untuk menyerang kelompok Bakti. Dalam aksi tersebut, kelompok Empang turut bergabung membantu penyerangan.

"Kelompok Subam dan Bonpis datang dengan lima sepeda motor, sementara kelompok Empang dengan tiga sepeda motor, total sekitar delapan orang," jelas Kompol Sigit.

Ketika kelompok Bakti terdesak dan berusaha melarikan diri, salah seorang anggotanya berinisial DA terjatuh. Situasi ini dimanfaatkan oleh tiga orang dari kelompok penyerang yang langsung menyerang DA dengan senjata tajam berupa corbek (cocor bebek) dan celurit. Akibat serangan tersebut, DA mengalami luka sobek yang cukup serius di bagian pundak kanan.

Setelah melakukan pembacokan, para pelaku berusaha melarikan diri. Namun, seorang warga bernama LF yang berada di lokasi kejadian berhasil menangkap salah seorang pelaku berinisial RF (15). Dalam proses penangkapan tersebut, LF justru menjadi korban dan mengalami luka sobek di tangan kiri akibat sabetan senjata tajam yang dibawa oleh RF.

Akibat insiden tawuran ini, DA (22) mengalami luka sobek di pundak kanan, sementara LF (32) mengalami luka sobek di tangan kiri. Keduanya sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit dan kini telah diperbolehkan pulang.

Polisi dari Polsek Tanjung Priok bergerak cepat dan berhasil mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam tawuran tersebut, yakni MT (21) dan RF. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap motif dan menangkap pelaku lainnya.

Rekaman CCTV yang diunggah oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, di akun Instagram pribadinya, memperlihatkan suasana mencekam di lokasi kejadian. Dalam rekaman tersebut, terlihat sejumlah orang berlarian sambil membawa senjata tajam. Terdengar pula teriakan-teriakan yang menunjukkan identitas kelompok yang terlibat dalam tawuran tersebut. Meskipun rekaman CCTV tidak secara jelas merekam aksi tawuran, namun cukup memberikan gambaran mengenai situasi yang terjadi saat itu.

Berikut adalah daftar kelompok yang terlibat dalam tawuran:

  • Sungai Bambu (Subam)
  • Kebon Pisang (Bonpis)
  • Empang
  • Bakti