Banjir Landa Berau: Ribuan Warga Mengungsi Akibat Luapan Sungai

Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, kembali dilanda banjir besar yang berdampak pada ribuan warga di lima kecamatan. Hujan deras yang mengguyur wilayah hulu sungai selama beberapa hari terakhir menjadi penyebab utama meluapnya air dan memicu banjir kiriman.

Kecamatan Kelay, Segah, Sambaliung, Teluk Bayur, dan Gunung Tabur menjadi wilayah yang paling parah terdampak. Luapan air sungai memaksa ribuan warga mengungsi dari rumah mereka dan menyebabkan kerugian material yang signifikan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Berau mencatat sedikitnya 13 kampung terdampak banjir.

"Banjir ini merupakan kiriman dari hulu sungai, terutama dari wilayah Kelay. Debit air meningkat drastis akibat curah hujan yang tinggi di hulu, diperparah dengan kondisi air pasang dan curah hujan yang masih tinggi," ungkap Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, Nopian Hidayat.

Ketinggian air bervariasi di berbagai lokasi, mencapai hingga 1,7 meter di beberapa titik. Meskipun pendataan masih berlangsung, BPBD memperkirakan jumlah warga yang terdampak mencapai puluhan ribu jiwa dan berpotensi terus bertambah.

Prioritas utama saat ini adalah evakuasi warga dan penyaluran bantuan logistik. Seluruh personel BPBD telah diterjunkan ke lapangan, termasuk tim evakuasi yang terus membantu warga menyelamatkan diri dan barang-barang berharga mereka. Posko darurat telah didirikan di tingkat kecamatan untuk memfasilitasi koordinasi dan penyaluran bantuan.

"Tim kami fokus pada evakuasi dan distribusi bantuan. Untuk logistik, kami baru bisa mendistribusikan bantuan terbatas hari ini. Besok akan kami formulasikan lagi dengan jumlah lebih besar," jelas Nopian.

Selain banjir, BPBD juga melaporkan adanya sejumlah titik longsor di beberapa wilayah, yang semakin memperburuk kondisi lapangan. Pihaknya mengimbau warga untuk tetap waspada mengingat potensi hujan masih tinggi dalam beberapa hari mendatang.

  • Upaya Antisipasi:
    • Koordinasi dengan PLN untuk mengamankan aliran listrik di wilayah rawan banjir.
    • Pendirian posko darurat di tingkat kecamatan dan penjajakan posko tambahan di kampung-kampung terpencil.
    • Imbauan kepada masyarakat untuk segera mengungsi jika air terus naik dan menghubungi aparat terdekat untuk bantuan evakuasi.

BPBD Berau terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan penanganan banjir berjalan optimal. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan mengikuti arahan dari petugas demi keselamatan bersama.