Salah Paham Berujung Petaka: Pria Depresi Dianiaya Warga di Tanah Abang
Tragedi salah paham menimpa seorang pria berinisial NAJ di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Insiden bermula ketika NAJ, yang diketahui mengidap depresi, menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok warga di Rumah Susun (Rusun) Kebon Kacang Blok 1 pada Sabtu, 26 April 2025.
Menurut keterangan Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, Kabid Humas Polda Metro Jaya, NAJ sebelumnya mengunjungi kediaman pamannya di Tanah Abang pada Jumat, 25 April 2025. Pada Sabtu dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB, NAJ berencana untuk kembali ke rumahnya dan melewati area Rusun Kebon Kacang.
"Setibanya di lokasi, korban terlihat mondar-mandir, yang kemudian menimbulkan kecurigaan warga sekitar. Mereka menduga NAJ adalah seorang pelaku tindak kriminal," jelas Ade Ary.
Warga yang merasa curiga kemudian mendekati NAJ dan melakukan interogasi. Namun, kondisi depresi yang dialami NAJ menyebabkan ia kesulitan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan. "Korban mengalami depresi yang membuatnya tampak kebingungan, sehingga ia tidak dapat memberikan jawaban yang jelas kepada warga," imbuh Ade Ary.
Ketidakmampuan NAJ untuk memberikan penjelasan yang memadai memicu emosi warga. Situasi yang tegang itu berujung pada tindakan pengeroyokan terhadap NAJ. Akibat kejadian tersebut, NAJ mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanah Abang untuk mendapatkan perawatan medis.
RM, ibu korban, tidak terima dengan perlakuan yang menimpa putranya. Ia kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tanah Abang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian saat ini tengah mendalami kasus tersebut untuk mengungkap fakta-fakta yang sebenarnya dan menentukan langkah hukum selanjutnya.