TNI AD Kerahkan Tim Zeni Bangun Jembatan Darurat Pasca Banjir di Kemang Pratama
TNI AD Bangun Jembatan Darurat di Kemang Pratama Pasca Bencana Banjir
Bencana banjir yang melanda wilayah Kemang Pratama, Bekasi, beberapa waktu lalu mengakibatkan kerusakan infrastruktur yang signifikan, salah satunya adalah ambruknya sebuah jembatan vital penghubung Bekasi Selatan dan Rawalumbu. Kejadian ini mengakibatkan terputusnya akses jalan dan lumpuhnya aktivitas warga setempat. Menanggapi situasi darurat tersebut, TNI Angkatan Darat (AD) bergerak cepat dengan mengerahkan tim Zeni dari Kodam Jaya dan satuan teritorial untuk membangun jembatan darurat guna memulihkan akses jalan yang terputus. Langkah sigap ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD terhadap kesulitan yang dialami masyarakat.
Danrem 051/Wijayakarta, Brigjen TNI Nugroho Imam Santoso, langsung memimpin peninjauan lokasi jembatan ambruk pada Jumat (7/3/2025). Didampingi Kasdim Bekasi, Letkol Czi Erlangga Perdana Gasing, Brigjen Nugroho mengamati kondisi jembatan yang mengalami kerusakan cukup parah dengan panjang 9 meter, lebar 6 meter, dan kedalaman amblesan mencapai 4,3 meter. Jembatan tersebut ambruk akibat terjangan arus air banjir yang cukup deras, yang mengakibatkan ribuan warga terdampak dan aktivitas ekonomi masyarakat setempat terhenti. Dalam keterangannya pada Sabtu (8/3/2025), Brigjen Nugroho menekankan komitmen TNI AD untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana. "TNI adalah bagian dari rakyat," tegasnya. "Kami berkomitmen untuk membantu membuka akses jalan yang terputus agar masyarakat dapat kembali beraktivitas normal."
Proses pembangunan jembatan darurat yang dilakukan personel TNI AD dari jajaran Kodam Jaya berjalan cepat dan efektif. Namun, mengingat kondisi jembatan darurat tersebut, hanya kendaraan kecil yang diizinkan melintas sementara waktu. Kendaraan besar seperti truk dilarang melintasi jembatan darurat untuk keamanan dan kelancaran proses perbaikan. Selain membangun jembatan darurat, TNI AD juga aktif berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memastikan proses pemulihan infrastruktur berlangsung cepat dan efisien. Setelah melaporkan situasi lapangan kepada Pangdam Jaya, Brigjen Nugroho langsung menginstruksikan dimulainya pembangunan jembatan darurat pada Jumat (7/3/2025).
Langkah cepat dan tepat yang dilakukan TNI AD ini disambut baik oleh masyarakat Kemang Pratama. Mereka mengapresiasi upaya TNI AD dalam mengatasi kesulitan yang dihadapi akibat bencana alam. Keberadaan jembatan darurat telah mengurangi dampak buruk dari putusnya akses jalan dan memberikan harapan bagi pemulihan ekonomi dan aktivitas masyarakat setempat. Hal ini menunjukkan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menghadapi dan mengatasi berbagai bencana alam dan tantangan lain di masa mendatang. Harapannya, kerjasama ini akan terus diperkuat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana serupa.
Langkah-langkah yang telah dilakukan TNI AD:
- Mengerahkan Tim Zeni Kodam Jaya dan satuan teritorial.
- Membangun jembatan darurat.
- Berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait.
- Memastikan akses jalan kembali pulih.
- Memprioritaskan keselamatan dan keamanan.