Penyerahan SK CPNS Pemalang di Lokasi Tak Lazim: Bekas TPA Jadi Simbol Pengabdian

Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, menggelar acara penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2024 dengan latar belakang yang tidak biasa. Upacara pelantikan yang sakral ini dilangsungkan di area bekas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pesalakan, sebuah lokasi yang penuh kontras dengan citra ideal birokrasi.

Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, memiliki alasan tersendiri dalam memilih lokasi yang kurang lazim ini. Menurutnya, TPA Pesalakan yang kumuh dan dipenuhi sampah merupakan representasi nyata dari permasalahan tata kelola sampah yang selama ini menjadi sorotan masyarakat. Ia berharap, dengan melihat langsung kondisi tersebut, para CPNS baru dapat memahami betapa pentingnya pengabdian kepada masyarakat dan perlunya perbaikan dalam pelayanan publik.

"Tempat ini adalah cerminan dari masalah yang harus kita atasi bersama," ujar Anom dalam sambutannya. "Saya ingin saudara-saudara memahami bahwa tugas kita adalah untuk melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya, dan memperbaiki segala kekurangan yang ada."

Bupati juga menekankan pentingnya integritas dan keberanian dalam menjalankan tugas sebagai ASN. Ia bahkan memberikan pernyataan yang cukup tegas kepada para CPNS baru. Anom meminta ASN yang merasa tidak siap mengemban amanah dan menghadapi tantangan di lapangan untuk mengundurkan diri.

"Jika ada di antara saudara-saudara yang merasa ragu, merasa tidak memiliki keberanian untuk mengabdi dengan sepenuh hati, lebih baik mengundurkan diri sekarang," tegasnya. "Karena sumpah dan janji yang akan diucapkan nanti adalah komitmen seumur hidup."

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Pemalang, Eko Adi Santoso, melaporkan bahwa dari 326 formasi CPNS yang dibuka pada tahun 2024, terisi sebanyak 298 formasi. Formasi tersebut terdiri dari 307 tenaga teknis dan 19 tenaga kesehatan. Selain itu, terdapat pula 4 orang lulusan sekolah kedinasan pola pembibitan Pemerintah Kabupaten Pemalang yang turut menerima SK. Namun, terdapat satu orang yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) karena tidak dapat menunjukkan ijazah saat pemberkasan.

Berikut rincian formasi CPNS Kabupaten Pemalang tahun 2024:

  • Tenaga Teknis: 307 formasi
  • Tenaga Kesehatan: 19 formasi
  • Lulusan Sekolah Kedinasan: 4 orang

Acara penyerahan SK CPNS di bekas TPA ini menjadi simbol yang kuat tentang perlunya perubahan dan perbaikan dalam tata kelola pemerintahan di Kabupaten Pemalang. Bupati Anom Widiyantoro berharap, para CPNS baru dapat menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat.