Microsoft Akhiri Layanan Skype, Fokus ke Microsoft Teams

Microsoft secara resmi mengumumkan penghentian operasional platform komunikasi video Skype pada hari Senin, 5 Mei 2025. Langkah ini menandai akhir dari sebuah era dalam dunia komunikasi digital, di mana Skype pernah menjadi pionir dalam menyediakan layanan panggilan suara dan video berbasis internet.

Dengan ditutupnya Skype, Microsoft mengarahkan penggunanya untuk beralih ke platform komunikasi terintegrasi yang lebih baru, Microsoft Teams. Saat ini, ketika pengguna mengakses situs web Skype, mereka akan disambut dengan anjuran untuk bermigrasi ke Teams, yang diklaim menawarkan fitur dan kemampuan yang lebih modern.

Microsoft Teams menawarkan serangkaian fitur serupa dengan Skype, termasuk:

  • Panggilan video
  • Pengiriman pesan teks atau chatting
  • Berbagi file

Selain itu, laman web Skype juga menyediakan tombol yang memudahkan pengguna untuk langsung beralih ke Teams, serta informasi mengenai fitur dan layanan Skype yang masih dapat diakses melalui platform baru tersebut.

Penting bagi pengguna Skype untuk segera melakukan pencadangan (backup) data mereka. Microsoft memberikan tenggat waktu hingga Januari 2026 untuk proses backup data ini. Setelah tanggal tersebut, seluruh data Skype akan dihapus secara permanen.

Walaupun aplikasi Skype masih dapat ditemukan di toko aplikasi seperti Google Play Store dan Apple App Store, pengguna tidak lagi dapat menginstalnya dan akan diarahkan untuk menggunakan Microsoft Teams sebagai gantinya.

Proses migrasi ke Teams cukup sederhana. Pengguna hanya perlu memasukkan informasi akun Skype mereka ke dalam aplikasi Teams untuk dapat menikmati fitur panggilan video gratis yang sebelumnya menjadi ciri khas Skype.

Menurut Microsoft, keputusan untuk menghentikan layanan Skype ini merupakan bagian dari upaya untuk menyederhanakan portofolio layanan komunikasi yang ditawarkan oleh perusahaan. Dengan fokus pada Microsoft Teams, Microsoft berharap dapat memberikan pengalaman komunikasi yang lebih terpadu dan efisien bagi para penggunanya.

Skype pertama kali diluncurkan pada tahun 2003 dan dengan cepat meraih popularitas di seluruh dunia. Aplikasi ini merevolusi cara orang berkomunikasi dengan menyediakan alternatif panggilan suara dan video gratis melalui internet. Pada tahun 2011, Microsoft mengakuisisi Skype dengan nilai 8,5 miliar dollar AS, atau sekitar Rp 70 triliun pada saat itu. Pada saat akuisisi, Skype memiliki sekitar 150 juta pengguna aktif bulanan.

Bagi pengguna yang memiliki fitur berbayar atau Kredit Skype (saldo virtual), akses ke fitur-fitur tersebut akan tetap tersedia melalui portal web Skype dan Microsoft Teams setelah tanggal 5 Mei 2025.