Replika Gunung Fuji di Hebei Menuai Kritikan Pedas di Media Sosial
Sebuah objek wisata baru di Provinsi Hebei, China, menjadi sorotan tajam karena menampilkan replika Gunung Fuji yang dinilai tidak representatif. Universe Fantasi Land, nama tempat wisata tersebut, menampilkan sebuah bukit yang puncaknya dicat putih, dimaksudkan untuk meniru gunung ikonik Jepang tersebut. Kehadiran "Gunung Fuji" ini, yang dikelilingi oleh bangunan-bangunan tinggi, langsung memicu gelombang kritik dan sindiran di media sosial.
Objek wisata ini, yang memungut biaya masuk sekitar 220 ribu Rupiah, sebelumnya dipromosikan dengan video-video yang menjanjikan pemandangan alam yang indah, termasuk danau, padang rumput hijau, kuda putih, dan pondok kayu yang unik. Namun, kenyataan yang dihadapi pengunjung jauh berbeda dari yang diharapkan. Alih-alih pemandangan yang mempesona, mereka disambut dengan bukit kecil yang dicat putih seadanya, yang oleh banyak orang dianggap sebagai upaya yang gagal untuk mereplikasi keindahan Gunung Fuji yang sebenarnya.
Reaksi di media sosial sangat negatif. Banyak pengguna yang menyebut replika tersebut sebagai "parodi tingkat rendah" dan mengkritik kurangnya kreativitas dan kualitas pengerjaan. Beberapa komentar bahkan menyinggung reputasi China dalam membuat barang-barang palsu, sementara yang lain menyindir bahwa replika tersebut adalah hasil pemikiran yang dangkal.
Provinsi Hebei sendiri sebelumnya telah dikenal karena proyek-proyek replika bangunan terkenal dunia, termasuk Menara Eiffel, Sphinx Agung Giza, dan bahkan sebagian dari Tembok Besar China. Proyek-proyek ini sering kali menjadi sumber kontroversi, mengundang campuran rasa geli dan kritik dari berbagai kalangan.