Sumatera Utara Bidik Investasi Rp 100 Triliun: Insentif Daerah Jadi Kunci
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menargetkan realisasi investasi sebesar Rp 100 triliun per tahun, dimulai pada tahun ini. Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, telah menyampaikan ambisi ini kepada Menteri Investasi, Rosan Roeslani. Target ini diharapkan dapat dicapai melalui berbagai strategi, termasuk pemberian insentif kepada pemerintah kabupaten/kota yang berhasil menarik investor.
Dalam sambutannya pada Musrenbang 2026 di Kantor Gubernur Sumut, Bobby Nasution menyoroti pentingnya perizinan yang efisien bagi para investor. Ia menekankan bahwa insentif yang diterima investor dari pemerintah kabupaten/kota saat ini cenderung lebih besar dibandingkan dengan insentif dari provinsi. Untuk itu, ia meminta para bupati dan wali kota untuk mengidentifikasi area-area yang perlu diperbaiki dalam rangka meningkatkan daya tarik investasi di daerah masing-masing.
"Selain percepatan perizinan dasar, insentif apa lagi yang dapat diberikan untuk meningkatkan investasi di daerah bapak-ibu semua? Ketika investasi sudah masuk dan berjalan dengan baik, semua indikator akan menarik," ujarnya.
Gubernur Bobby Nasution juga mengajak seluruh kepala daerah di Sumut untuk berinovasi dan tidak hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ia meminta izin kepada Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Agus Fatoni, untuk diberikan fleksibilitas dalam melaksanakan alternatif pembiayaan.
"Ayo, kita bekerja lebih kreatif lagi dan tidak hanya mengandalkan APBD. Izin, Pak Fatoni, kalau boleh diberikan keluasan alternatif pembiayaan. Atau mungkin kami bisa lebih 'lasak' lagi dalam melakukan pembangunan," kata Bobby.
Ia mencontohkan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) yang dinilai lambat dan perlu dipercepat. Menurutnya, jika alternatif pembiayaan dapat dioptimalkan, Sumut tidak perlu bergantung pada dana pusat. Efisiensi dalam pembiayaan pembangunan akan menjadi kunci.
- Fokus pada Insentif Daerah: Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan memberikan insentif kepada kabupaten/kota yang berhasil menarik investasi. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing daerah dan menarik minat investor.
- Percepatan Perizinan: Salah satu kunci untuk menarik investasi adalah dengan mempercepat proses perizinan. Pemerintah daerah diminta untuk mempermudah dan mempercepat proses perizinan bagi investor.
- Alternatif Pembiayaan: Selain mengandalkan APBD, pemerintah daerah juga didorong untuk mencari alternatif pembiayaan, seperti skema KPBU.
Gubernur Bobby Nasution berharap dengan berbagai upaya ini, target investasi Rp 100 triliun per tahun dapat tercapai dan memberikan dampak positif bagi perekonomian Sumatera Utara.