Jonathan Frizzy Tersandung Kasus Vape Berisi Obat Keras: Penjualan Ilegal Terbongkar
Aktor Jonathan Frizzy, yang dikenal publik dengan sapaan Ijonk, kini menghadapi konsekuensi hukum serius setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus peredaran cartridge vape ilegal yang mengandung obat keras. Penangkapan ini merupakan puncak dari penyelidikan intensif yang dilakukan oleh Polresta Bandara Soekarno-Hatta.
Kombes Pol Ronald Sipayung, Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, mengungkapkan dalam konferensi pers bahwa Jonathan Frizzy diduga kuat terlibat dalam penjualan vape berisi obat keras jenis etomidat. Obat ini dijual dengan harga fantastis, mencapai Rp 3 juta per unitnya, dan aktivitas ilegal ini telah berlangsung sejak Februari 2025.
Peran Jonathan Frizzy dalam Jaringan Ilegal
Peran Jonathan Frizzy dalam jaringan peredaran vape ilegal ini terungkap melalui analisis mendalam terhadap barang bukti digital yang disita dari para tersangka. Polisi menemukan bahwa Ijonk berperan sebagai pembuat grup WhatsApp bernama "Berangkat".
- Grup WhatsApp "Berangkat" menjadi wadah koordinasi utama bagi para pelaku untuk membahas dan mengatur pengiriman zat etomidat dari Malaysia ke Jakarta.
- JF menyediakan informasi terkait tempat penginapan atau hotel di Kuala Lumpur.
- JF melakukan pengawasan dan pengontrolan dalam proses membawa vape ilegal ke Jakarta. Tiga tersangka lain, EFS, TBR, dan ER, juga ditangkap terkait kasus ini.
Barang Bukti dan Potensi Dampak
Dalam penggerebekan, polisi berhasil menyita 881 cartridge vape ilegal. Total nilai barang bukti tersebut diperkirakan mencapai Rp 3,5 miliar. Pihak berwenang meyakini bahwa penangkapan ini berhasil menyelamatkan sekitar 3.600 orang dari potensi bahaya penggunaan etomidat.
Jonathan Frizzy kini terancam hukuman berat. Ia dijerat dengan Pasal 435 subsider Pasal 436 ayat (2) Undang-undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan juncto Pasal 55 KUHP, yang membawa konsekuensi pidana penjara maksimal 12 tahun atau denda hingga Rp 5 miliar.
Kasus ini menjadi pengingat keras tentang bahaya penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang, serta pentingnya pengawasan ketat terhadap peredaran produk vape ilegal. Pihak kepolisian terus melakukan pengembangan kasus untuk mengungkap jaringan yang lebih luas dan memberantas peredaran narkoba di Indonesia.