Badan Gizi Nasional Optimis Jangkau 6 Juta Penerima Program Makan Bergizi Gratis Akhir Mei
Badan Gizi Nasional (BGN) menunjukkan optimisme dalam upaya memperluas jangkauan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Lembaga tersebut menargetkan mampu melayani hingga 6 juta penerima manfaat pada akhir Mei 2025. Target ambisius ini diungkapkan di tengah upaya berkelanjutan untuk mengatasi masalah gizi di kalangan masyarakat.
Per April 2025, program MBG telah berhasil menjangkau 3.506.941 penerima. Kepala BGN, Dadan Hindayana, memaparkan bahwa pihaknya memproyeksikan adanya penambahan sekitar 657.000 penerima manfaat pada bulan Mei. Dengan penambahan ini, BGN memperkirakan bahwa pada tanggal 14 Mei, program MBG akan melayani sekitar 4.163.941 penerima melalui 1.505 Satuan Pelayanan Pengeluhan Gizi (SPPG).
"Kami menargetkan di pertengahan Mei sudah mencapai lebih dari 4 juta penerima manfaat, dan kami memiliki keinginan di akhir Mei kita sudah bisa melayani 6 juta penerima manfaat," ujar Dadan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IX DPR RI di Senayan, Jakarta Pusat.
Guna mencapai target tersebut, BGN terus berupaya memperluas infrastruktur pelayanan. Saat ini, telah ada 1.286 unit SPPG yang beroperasi. BGN berencana untuk menambah 219 unit SPPG dalam waktu dekat, sehingga totalnya menjadi 1.505 unit. Unit-unit SPPG ini berperan penting dalam menyediakan makanan bergizi dan memberikan pelayanan terkait gizi kepada masyarakat.
Dukungan dari mitra UMKM di bidang makanan dan minuman (F&B) menjadi pilar penting dalam pelaksanaan program MBG. Sebanyak 1.286 unit SPPG yang telah berdiri saat ini merupakan hasil kolaborasi dengan UMKM. BGN berharap jumlah SPPG akan terus bertambah hingga mencapai 1.994 unit pada akhir Mei.
Selain mengandalkan kemitraan, BGN juga berupaya memperkuat infrastruktur melalui pembangunan SPPG yang dibiayai oleh APBN. Saat ini, BGN sedang dalam tahap perencanaan dan pencarian lahan untuk membangun 1.542 SPPG. Dadan menekankan bahwa kemitraan dengan berbagai pihak sangat penting dalam mempercepat pelaksanaan program MBG. Jika hanya mengandalkan dana APBN, program ini diperkirakan baru dapat dilaksanakan pada bulan Agustus.
Dalam jangka panjang, BGN memiliki visi untuk terus memperluas jangkauan program MBG. Lembaga tersebut menargetkan jumlah SPPG mencapai 7.000 unit pada Agustus 2025, dengan target melayani 21 juta penerima manfaat. Pada September 2025, BGN berencana untuk menggandakan jumlah SPPG menjadi 14.000 unit, sehingga dapat melayani 42 juta penerima manfaat. Selanjutnya, pada bulan Oktober, target penerima manfaat ditingkatkan menjadi 66 juta, dan pada akhir November diharapkan mencapai 82,9 juta dengan dukungan 30.000 unit SPPG.
Berikut Rencana Target Badan Gizi Nasional:
- Agustus 2025: 7.000 SPPG, melayani 21 juta penerima manfaat.
- September 2025: 14.000 SPPG, melayani 42 juta penerima manfaat.
- Oktober 2025: Target melayani 66 juta penerima manfaat.
- Akhir November 2025: Target 82,9 juta penerima manfaat (30.000 SPPG).
Percepatan program MBG ini menunjukkan komitmen BGN dalam meningkatkan status gizi masyarakat secara luas dan berkelanjutan.