Polisi Ringkus Tersangka Tunggal Kasus Pembunuhan Pengemudi Ojek Online di Leuwiliang
Kasus pembunuhan seorang pria yang mengenakan jaket ojek online (ojol) di Leuwiliang, Kabupaten Bogor, memasuki babak baru. Jajaran kepolisian Polres Bogor berhasil menangkap pelaku yang diduga kuat sebagai dalang dari aksi keji tersebut.
AKP Teguh Kumara, Kasat Reskrim Polres Bogor, membenarkan penangkapan tersebut. "Betul, pelaku sudah kami amankan. Pelaku hanya seorang diri," ujarnya saat dikonfirmasi pada hari Rabu (7/5/2025).
Identitas lengkap pelaku berikut motif pembunuhan belum diungkapkan secara rinci. Polres Bogor berencana menggelar konferensi pers siang ini untuk memberikan keterangan lebih lanjut terkait kasus ini.
Korban, yang diketahui berinisial RS, ditemukan tidak bernyawa pada Minggu (4/5/2025) dini hari di wilayah Leuwiliang. Dugaan awal mengarah pada tindak pembunuhan.
Kompol Maryanto, Kapolsek Leuwiliang, sebelumnya menyampaikan bahwa pihaknya masih menyelidiki lebih lanjut terkait profesi korban sebagai pengemudi ojek online. "Status korban sebagai pengemudi ojol masih kami dalami. Kami masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi," jelasnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, ditemukan luka pada bagian pipi dan punggung korban. Diduga, barang berharga milik korban, termasuk sepeda motor dan telepon genggam, raib.
"Menurut keterangan keluarga, motor dan HP korban tidak ada di tempat kejadian," imbuh Kompol Maryanto.
Penemuan jenazah RS memicu penyelidikan intensif oleh pihak kepolisian. Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dilakukan untuk mengumpulkan bukti-bukti yang mengarah pada pelaku. Saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian juga dimintai keterangan untuk mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai kronologi peristiwa.
Penangkapan pelaku ini menjadi titik terang dalam pengungkapan kasus pembunuhan yang sempat meresahkan warga Leuwiliang. Masyarakat menantikan informasi lebih lanjut dari pihak kepolisian terkait motif dan kronologi lengkap pembunuhan tersebut. Konferensi pers yang akan digelar diharapkan dapat menjawab berbagai pertanyaan yang muncul di tengah masyarakat dan memberikan kejelasan terkait kasus ini.