Duel Sengit PSG Kontra Arsenal: Ambisi Lolos ke Final Liga Champions Membara

Pertarungan sengit akan tersaji di Parc des Princes saat Paris Saint-Germain (PSG) menjamu Arsenal dalam leg kedua semifinal Liga Champions musim ini. Laga krusial ini akan dihelat pada Rabu (7/5) atau Kamis dini hari WIB, menjadi penentu tim mana yang berhak melaju ke partai puncak.

PSG datang dengan modal keunggulan agregat 1-0, berkat gol tunggal Ousmane Dembele di kandang Arsenal pada pertemuan pertama. Namun, keunggulan ini tidak serta merta membuat PSG berada di atas angin. Arsenal, dengan mentalitas pantang menyerah, siap memberikan perlawanan sengit untuk membalikkan keadaan.

Kedua tim sama-sama mengincar penampilan kedua mereka di final Liga Champions. PSG terakhir kali mencicipi partai puncak pada tahun 2020, namun harus mengakui keunggulan Bayern Muenchen. Sementara itu, Arsenal terakhir kali mencapai final pada tahun 2006, sebelum ditaklukkan oleh Barcelona.

PSG memiliki rekor kandang yang cukup impresif dalam empat pertandingan terakhir di Parc des Princes. Mereka berhasil memenangkan tiga pertandingan dan mencetak total 14 gol. Namun, kekalahan atas Liverpool di kandang sendiri pada musim ini menjadi catatan yang patut diwaspadai.

Di sisi lain, Arsenal juga tengah dalam performa menanjak dengan mencatatkan empat kemenangan beruntun di laga tandang Liga Champions. Meskipun demikian, mereka belum pernah sekalipun mencatatkan lima kemenangan tandang berturut-turut di kompetisi elit Eropa ini.

Sejarah mencatat bahwa hanya ada dua tim yang mampu lolos ke final setelah menelan kekalahan di leg pertama semifinal di kandang sendiri. Kedua tim tersebut adalah Ajax pada musim 1995-1996 dan Tottenham Hotspur pada musim 2018-2019.

Selain itu, Arsenal juga memiliki catatan buruk dalam membalikkan keadaan setelah kalah di leg pertama kompetisi Eropa. Mereka selalu gagal dalam lima kesempatan terakhir, termasuk saat menghadapi Barcelona di babak 16 besar musim 2015-2016.

Untuk dapat menyingkirkan PSG, Arsenal membutuhkan performa gemilang dari lini depan mereka. Mereka harus mampu membobol gawang Gianluigi Donnarumma, penjaga gawang PSG yang tampil solid di leg pertama dengan melakukan lima penyelamatan penting, termasuk menggagalkan peluang emas dari Gabriel Martinelli dan Leandro Trossard.

Performa gemilang Donnarumma di leg pertama berhasil menggagalkan potensi gol Arsenal, yang mencatatkan angka ekspektasi gol (xG) sebesar 1,63. Kiper asal Italia itu telah mencatatkan tiga kali lima penyelamatan atau lebih dalam satu pertandingan Liga Champions musim ini, masing-masing saat melawan Aston Villa, Manchester City, dan Arsenal.

Pada laga domestik akhir pekan lalu, Arsenal menurunkan hampir seluruh pemain intinya saat menghadapi Bournemouth, sementara Luis Enrique memilih untuk mengistirahatkan sebagian besar pemain pilarnya saat PSG menghadapi Strasbourg.

Arsenal juga perlu mewaspadai koordinasi lini pertahanan mereka, mengingat PSG telah melakukan 150 operan yang membongkar lini pertahanan lawan di Liga Champions musim ini. Catatan ini merupakan yang kedua terbanyak di kompetisi, menunjukkan betapa berbahayanya serangan yang dibangun oleh tim asal Paris tersebut.

Dengan segala faktor yang ada, pertandingan antara PSG dan Arsenal diprediksi akan berlangsung sengit dan penuh drama. Kedua tim akan berjuang mati-matian untuk meraih tiket ke final Liga Champions.