Jembatan Gantung Vital di Lumajang Terancam Putus: Akses Dua Kecamatan Lumpuh

Jembatan Gantung Penghubung Dua Kecamatan di Lumajang Ditutup Akibat Kerusakan Parah

Warga di sekitar Kecamatan Pasrujambe dan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kini menghadapi tantangan berat. Jembatan gantung yang menjadi urat nadi penghubung antar dua wilayah tersebut terpaksa ditutup akibat kerusakan yang mengkhawatirkan. Dua tali sling utama penyangga jembatan dilaporkan putus, menyebabkan struktur jembatan menggantung dan berpotensi membahayakan pengguna.

Kondisi jembatan sepanjang 96 meter ini semakin diperparah dengan hilangnya sejumlah baut dan karat yang merajalela di berbagai bagian konstruksi. Kerusakan ini pertama kali disadari oleh warga yang melintas dan segera dilaporkan ke pihak desa.

"Awalnya warga Candipuro yang biasa mencari rumput di sekitar sini yang melihat. Setelah itu, kami langsung melaporkan kejadian ini ke pihak desa," ungkap Iwan, seorang warga Kecamatan Pasrujambe.

Penutupan jembatan ini berdampak signifikan pada aktivitas sehari-hari warga. Jembatan gantung ini merupakan jalur penghubung utama yang sangat vital. Tanpa jembatan ini, warga harus mencari alternatif lain yang tidak praktis dan memakan waktu.

Alternatif yang Sulit

Salah satu alternatif yang tersedia adalah jembatan limpas di aliran Sungai Trubus. Namun, jalur ini seringkali tidak dapat dilalui karena banjir lahar dingin Gunung Semeru yang kerap melanda kawasan tersebut.

Pilihan lain adalah dengan memutar melalui Kecamatan Tempeh, sebuah rute yang jauh lebih panjang dan memakan waktu sekitar satu jam lebih lama.

"Kalau lewat Pak Trubus bisa, tapi kalau banjir tidak bisa dilewati. Jalan lain ya harus memutar dulu jauh, selisihnya sekitar satu jam," jelas Iwan.

Upaya Perbaikan

Pihak desa saat ini sedang berupaya untuk mengganti tali sling yang putus. Kepala Dusun Munggir, Desa Pasrujambe, Mariyanto, menjelaskan bahwa jembatan tersebut memang sudah tua dan termakan usia. Sejak dibangun pada tahun 2011, ini adalah kali pertama jembatan gantung tersebut mengalami kerusakan yang sedemikian parah.

"Untuk sementara, jembatan kami tutup untuk menghindari bahaya. Kami masih mengupayakan perbaikan. Memang baru kali ini jembatan mengalami kerusakan," pungkas Mariyanto.

Kerusakan jembatan gantung ini menjadi perhatian serius bagi warga dan pemerintah setempat. Upaya perbaikan diharapkan dapat segera dilakukan agar aksesibilitas antar dua kecamatan dapat kembali normal dan aktivitas warga tidak terganggu.

Daftar Kata Kunci Penting:

  • Jembatan Gantung
  • Lumajang
  • Kerusakan
  • Tali Sling Putus
  • Kecamatan Pasrujambe
  • Kecamatan Candipuro
  • Sungai Trubus
  • Gunung Semeru
  • Aksesibilitas
  • Perbaikan
  • Jembatan Limpas
  • Penutupan Jembatan