Brigjen Arief Adiharsa: Figur Polisi Teladan yang Menolak Kompromi dengan Pelanggar Hukum

Brigjen Arief Adiharsa, seorang perwira tinggi Polri, menjadi sorotan karena integritas dan kesederhanaannya. Namanya diusulkan untuk menerima Hoegeng Awards 2025, sebuah penghargaan yang diberikan kepada anggota Polri yang berdedikasi dan memiliki rekam jejak positif. Usulan ini muncul dari seorang warga bernama Anton Sueb, yang mengenal Arief sejak menjabat sebagai Kapolres Prabumulih.

Anton, seorang mantan wartawan, menggambarkan Arief sebagai sosok yang sederhana dan mengayomi. Arief dikenal dengan pesannya kepada jajaran kepolisian, bahwa gaji polisi sudah cukup untuk biaya hidup, tetapi tidak akan pernah cukup untuk gaya hidup. Anton juga mengungkapkan bahwa selama bertugas di Prabumulih, Arief selalu menggunakan mobil dinas dan menolak bertemu dengan pihak-pihak yang ingin mencoba mendekatinya untuk kepentingan pribadi, termasuk para pengusaha batu bara yang kerap melanggar aturan.

Kesaksian serupa juga datang dari Wakapolres Kotawaringin Barat, Kompol Rendra Aditia Dhani, yang pernah menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Prabumulih di bawah kepemimpinan Arief. Rendra menegaskan bahwa Arief selalu menekankan independensi kepada para penyidik dan membatasi pertemuan dengan pihak-pihak yang berperkara. Arief juga dikenal responsif terhadap masalah masyarakat dan turun langsung untuk membantu menyelesaikan persoalan-persoalan kecil yang berdampak besar bagi warga.

Ketegasan Menegakkan Hukum

Salah satu contoh ketegasan Arief adalah penanganan masalah truk batu bara yang melintas di jalanan kota Prabumulih. Meskipun banyak pihak yang mencoba mendekatinya agar truk mereka diizinkan melewati jalan dalam kota, Arief dengan tegas menolak dan memerintahkan jajarannya untuk menindak para pelanggar. Arief berpegang teguh pada aturan yang mengharuskan perusahaan pertambangan memiliki jalan sendiri dan tidak merugikan masyarakat dengan melintasi jalan umum.

Gaya Hidup Sederhana dan Dekat dengan Masyarakat

Kesederhanaan Arief juga tercermin dalam gaya hidupnya sehari-hari. Ia selalu menggunakan mobil dinas dan sering berbagi makanan dengan masyarakat setiap hari Jumat. Arief juga dikenal sebagai sosok yang taat beragama dan sering menghabiskan waktu di masjid, bahkan mengajak anggotanya untuk berdiskusi di sana.

Prestasi dalam Penanganan Perkara

Di bawah kepemimpinan Arief, Polres Prabumulih mencatat peningkatan signifikan dalam penyelesaian perkara. Rendra mengungkapkan bahwa penyelesaian kasus meningkat hingga 20% berkat arahan dan bimbingan Arief. Arief juga aktif memantau penanganan perkara dengan melihat langsung buku registrasi dan berkomunikasi dengan para penyidik. Ia juga tidak segan-segan turun langsung menemui masyarakat untuk mendengar keluhan dan mencari solusi atas masalah yang mereka hadapi.

Panutan dan Inspirasi

Bagi Rendra, Arief adalah seorang panutan dan inspirasi. Ia selalu mengingat pesan Arief untuk membatasi diri dari pihak-pihak yang berperkara dan mengutamakan kepentingan masyarakat. Rendra mengaku masih sering meminta masukan dari Arief, terutama terkait dengan penanganan tindak pidana korupsi. Gaya kepemimpinan Arief yang tegas, sederhana, dan berintegritas telah memberikan pengaruh positif bagi banyak anggota Polri dan menjadi contoh teladan bagi generasi penerus.