Minim Penerangan, Terminal Kampung Rambutan Dikeluhkan Warga
Terminal Kampung Rambutan Dilanda Kegelapan, Warga Resah
Kondisi penerangan jalan umum (PJU) yang memprihatinkan di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, menjadi sorotan utama setelah video viral di media sosial memperlihatkan suasana terminal yang gelap gulita pada malam hari. Warga mengeluhkan minimnya pencahayaan yang tidak hanya menciptakan suasana mencekam, tetapi juga membahayakan keselamatan pejalan kaki.
Dalam video yang beredar, seorang warga merekam kondisi gelapnya terminal, bahkan harus menggunakan lampu flash dari ponsel untuk menavigasi jalan menuju Stasiun LRT Kampung Rambutan. Keterangan dalam video menyebutkan bahwa suasana di terminal tersebut seperti sudah larut malam, padahal waktu baru menunjukkan pukul 19.30 WIB.
Kondisi Penerangan yang Membahayakan
Minimnya penerangan di area terminal sangat membahayakan pejalan kaki, terutama saat menyeberang jalan. Kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi menjadi ancaman serius bagi keselamatan mereka. Kondisi ini sangat kontras dengan area Stasiun LRT Kampung Rambutan yang terang benderang, memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna transportasi publik.
Penyebab dan Tindakan Perbaikan
Merespons keluhan warga, Kepala Seksi Prasarana Sarana Utilitas Kota dan Penerangan Jalan Umum Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur, Yanuar Ikhsan, menjelaskan bahwa penyebab utama padamnya PJU adalah kerusakan pada jaringan kabel. Sebanyak 20 lampu PJU jenis High Mast Pole (HMP) berdaya 200 Watt mengalami kerusakan.
Yanuar memastikan bahwa perbaikan segera dilakukan dengan mengerahkan enam personel. Setelah dilakukan perbaikan, lampu PJU di Terminal Kampung Rambutan berhasil dinyalakan kembali.
Daftar Permasalahan yang Ditimbulkan Akibat Minimnya Penerangan:
- Meningkatnya potensi tindak kriminalitas
- Kesulitan bagi pejalan kaki untuk beraktivitas
- Rentan terjadi kecelakaan lalu lintas
- Citra terminal yang buruk
Perbaikan ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi para pengguna Terminal Kampung Rambutan. Namun, perlu adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem penerangan di terminal tersebut untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.