Kemacetan Parah di Cibadak Jadi Sorotan DPRD, Bupati Sukabumi Diharapkan Turun Tangan
Kondisi lalu lintas di ruas Jalan Nasional Sukabumi-Bogor, khususnya di wilayah Cibadak, Kabupaten Sukabumi, menjadi perhatian serius Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat. Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi, Hera Iskandar, mengungkapkan kekhawatirannya atas kemacetan kronis yang kerap terjadi di wilayah tersebut.
"Kemacetan ini sudah sangat parah, bahkan bisa disebut 'macet horor'," ujar Hera. Dirinya menceritakan pengalaman pribadinya terjebak macet selama berjam-jam, terutama pada bulan Ramadan, yang membuatnya terpaksa berbuka puasa di jalan. Kondisi ini dinilai sangat merugikan masyarakat dan mengganggu aktivitas ekonomi.
Menanggapi situasi tersebut, Hera Iskandar mendorong Bupati Sukabumi untuk secara langsung merasakan dampak kemacetan tersebut. Ia menyarankan agar Bupati turun ke lapangan tanpa atribut kedinasan, guna mendapatkan gambaran yang lebih riil mengenai permasalahan yang dihadapi masyarakat. Pengalaman merasakan kemacetan diharapkan dapat membuka perspektif baru bagi pemimpin daerah dalam mencari solusi yang efektif.
"Jika Bupati memiliki kemauan politik yang kuat untuk menyelesaikan masalah kemacetan ini, dinas-dinas terkait pasti akan bergerak," tegas Hera. Ia menambahkan, evaluasi terhadap analisis dampak lalu lintas (amdal lalin) dari pabrik-pabrik di sepanjang ruas jalan tersebut perlu dilakukan. Hera menyoroti kurangnya fasilitas parkir yang disediakan oleh perusahaan-perusahaan, yang menyebabkan banyak kendaraan parkir di bahu jalan dan memperparah kemacetan.
Berikut adalah beberapa poin yang menjadi perhatian:
- Evaluasi Amdal Lalin: Perlunya peninjauan kembali dokumen amdal lalin dari pabrik-pabrik di sepanjang ruas jalan.
- Fasilitas Parkir: Ketersediaan fasilitas parkir yang memadai bagi karyawan dan pengunjung pabrik.
- Peran Aktif Bupati: Dorongan agar Bupati turun langsung merasakan dampak kemacetan dan mengambil langkah-langkah konkret.
- Koordinasi Antar Instansi: Pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan pihak terkait lainnya dalam mengatasi kemacetan.
Hera berharap dengan adanya perhatian dan tindakan nyata dari pemerintah daerah, masalah kemacetan di Cibadak dapat segera teratasi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Sukabumi.