PT KAI Proyeksikan Puncak Arus Mudik Lebaran 2025 dan Antisipasi Lonjakan Penumpang
PT KAI Proyeksikan Puncak Arus Mudik Lebaran 2025 dan Antisipasi Lonjakan Penumpang
PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah merilis proyeksi puncak arus mudik Lebaran 2025, yang diperkirakan akan terjadi pada H-3 (tiga hari sebelum) Lebaran. Prediksi ini disampaikan oleh Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, dalam keterangan pers di Jakarta pada Jumat, 7 Maret 2025. Pihak KAI memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada H+5 (lima hari setelah) Lebaran, meskipun potensi pergeseran waktu puncak arus balik ke periode lebih panjang diakui sebagai kemungkinan. Hal ini terutama didorong oleh tren work from anywhere (WFA) dan potensi perpanjangan masa cuti Lebaran oleh masyarakat.
Namun, berdasarkan data penjualan tiket hingga saat ini, PT KAI cenderung memproyeksikan puncak arus balik tetap terjadi pada H+5 Lebaran, mengingat faktor dimulainya kembali aktivitas sekolah setelah libur Lebaran. Antisipasi terhadap lonjakan penumpang selama periode mudik dan balik Lebaran 2025 telah disiapkan dengan matang oleh PT KAI. Perusahaan menyediakan total 4,59 juta kursi untuk perjalanan kereta api jarak jauh (KAJJ) selama periode angkutan Lebaran, yang berlangsung dari 1 Maret hingga 11 April 2025.
Untuk memenuhi permintaan yang tinggi, KAI juga telah menambah 54 kereta api, terdiri dari:
- 40 Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ)
- 2 KAJJ PSO (Public Service Obligation)
- 2 Kereta Api Lokal Komersial
- 2 Kereta Api Wisata Java Priority
- 8 Kereta Api Motis Lebaran
Tingginya permintaan tiket terlihat dari sejumlah rute kereta api yang telah mencapai okupansi lebih dari 100 persen, bahkan beberapa rute telah terjual habis jauh sebelum tanggal keberangkatan. Beberapa rute yang mengalami tingginya permintaan, antara lain:
- KA Argo Bromo Anggrek (Gambir-Surabaya Pasar Turi): Habis terjual pada tanggal 29-30 Maret 2025.
- KA Bima (Gambir–Surabaya Gubeng): Mencapai okupansi penuh pada tanggal 27-31 Maret 2025.
- KA Brawijaya (Gambir–Malang): Habis terjual pada tanggal 26-31 Maret 2025.
- KA Tegal Bahari (Pasar Senen–Tegal): Terjual lebih dari 100 persen hingga 1 April 2025.
Hingga Jumat, 7 Maret 2025 pukul 07.00 WIB, PT KAI telah menjual 1,71 juta tiket kereta api untuk periode Lebaran 2025. PT KAI terus memantau perkembangan penjualan tiket dan siap melakukan penyesuaian jika diperlukan untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2025 bagi seluruh penumpang.
Langkah-langkah antisipasi ini menunjukkan kesiapan PT KAI dalam menghadapi lonjakan penumpang selama periode Lebaran dan memastikan kenyamanan serta keamanan perjalanan bagi masyarakat yang menggunakan jasa kereta api.