Mahasiswa di Bekasi Kehilangan Mobil Pajero Akibat Intimidasi 'Mata Elang'

Kota Bekasi kembali diresahkan dengan aksi premanisme yang menimpa seorang mahasiswa. ARP (19), seorang mahasiswa di Bekasi, Jawa Barat menjadi korban intimidasi yang diduga dilakukan oleh kelompok debt collector atau yang dikenal dengan istilah 'mata elang'. Akibatnya, sebuah mobil Mitsubishi Pajero milik kerabatnya raib.

Menurut keterangan yang diberikan oleh Kompol Binsar Hatorangan Sianturi, Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, insiden ini terjadi pada tanggal 20 April lalu. Korban, yang saat itu sedang menggunakan mobil Pajero milik omnya untuk keperluan kuliah, didatangi oleh sejumlah orang yang mengaku sebagai debt collector di sebuah pusat perbelanjaan.

"Mobil Pajero berwarna hitam itu dirampas paksa," ujar Kompol Binsar kepada awak media. Pihaknya menjelaskan bahwa mobil tersebut dipinjamkan oleh pemiliknya kepada ARP untuk digunakan sehari-hari.

Saat berada di pusat perbelanjaan, korban tiba-tiba dikelilingi oleh sekelompok orang yang mengaku sebagai debt collector. Para pelaku kemudian melakukan intimidasi terhadap korban, memaksa ARP untuk menandatangani Berita Serah Terima Kendaraan (BSTK). Karena merasa terancam dan ketakutan, korban akhirnya terpaksa menuruti permintaan para pelaku.

"Korban diintimidasi dan didorong oleh para pelaku. Karena ketakutan, korban terpaksa menandatangani BSTK yang disodorkan oleh para pelaku," jelas Kompol Binsar.

Setelah korban menandatangani BSTK, para pelaku langsung membawa kabur mobil Pajero tersebut. Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus ini. Kompol Binsar menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk premanisme dan akan menindak tegas para pelaku kejahatan.

"Kami sedang melakukan pendalaman kasus ini. Kami pastikan akan menindak tegas para pelaku kejahatan," tegasnya. Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat untuk segera melaporkan segala bentuk tindakan premanisme kepada pihak berwajib agar dapat segera ditindaklanjuti.