Haru dan Semangat Siti Nurma: Jemaah Haji Sumbawa Berangkat ke Tanah Suci dengan Kursi Roda
Dusun Ai Boro, Desa Teluk Santong, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi saksi keberangkatan seorang wanita bernama Siti Nurma (63) menuju Tanah Suci Mekkah. Calon jemaah haji (CJH) ini, dengan senyum bahagia, memulai perjalanannya pada Jumat malam, 9 Mei 2025. Perjuangannya untuk meraih kesempatan beribadah haji patut diacungi jempol.
Siti Nurma, yang kini menggunakan kursi roda, tidak sedikitpun merasa gentar. Semangatnya membara untuk menunaikan rukun Islam kelima. Kehadiran anak laki-lakinya sebagai pendamping menjadi sumber kekuatan dan ketenangan baginya. "Alhamdulillah, anak saya menemani. Saya sangat bersemangat," ungkapnya dengan mata berbinar di halaman kantor Bupati Sumbawa.
Perubahan kondisi fisik Siti Nurma terjadi setelah bertahun-tahun menunggu giliran keberangkatan haji. Saat mendaftar, ia masih dalam kondisi sehat dan bugar. Namun, waktu yang panjang dalam daftar tunggu membawa perubahan pada kesehatannya. Meski demikian, niatnya untuk beribadah ke Tanah Suci tidak pernah surut.
"Secara fisik saya tetap sehat. Insyaallah semoga dalam perjalanan dan ibadah di Tanah Suci saya bisa berjalan lagi," tambahnya dengan nada penuh harap, air mata haru mengalir di pipinya.
Perjalanan panjang Siti Nurma untuk mengumpulkan biaya haji juga menjadi inspirasi. Selama 14 tahun, ia menabung dengan tekun hingga akhirnya impiannya terwujud di tahun 2025. "Saya daftar dari 2012, setelah menunggu belasan tahun, alhamdulillah berangkat tahun 2025," ujarnya.
Guna menghadapi perjalanan dan ibadah haji, Siti Nurma telah mempersiapkan berbagai bekal. Abon daging dan ayam, serta beras, menjadi bagian dari persiapan kulinernya. Ia berencana memasak makanan sesuai dengan selera khas Sumbawa di Tanah Suci.
Selain itu, ia juga membawa obat-obatan khusus dan madu khas Sumbawa untuk menjaga kesehatan, mengingat cuaca ekstrem di Mekkah. "Iya cuaca di Mekkah cukup panas. Ada juga saya bawa madu khas Sumbawa. Saya berdoa semoga sehat saat menjalankan ibadah. Insyaallah saya bisa dan akan berusaha lebih kuat," harapnya.
Ardi Suzami, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh, menegaskan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh jemaah, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan fisik. "Insyaallah, tim dan petugas haji kita siap. Semoga jemaah calon haji bisa menjalankan ibadah dengan lancar dan aman," kata Ardi.
Total 309 calon jemaah haji (CJH) dari Kabupaten Sumbawa, tergabung dalam kloter 8 embarkasi NTB, dijadwalkan berangkat pada Jumat, 9 Mei 2025, pukul 21.00 Wita. Pelepasan dilakukan di kantor Bupati Sumbawa sebelum mereka melanjutkan perjalanan menuju asrama haji Mataram pada Sabtu pagi, 10 Mei 2025.