Rumor Konsol Genggam Xbox: Kolaborasi dengan ASUS dan Kemungkinan 'ROG Ally 2'?
Raksasa teknologi Microsoft, melalui divisi Xbox-nya, dikabarkan sedang menjajaki ranah konsol genggam, sebuah langkah yang berpotensi mengubah peta persaingan di industri game portabel. Desas-desus yang beredar luas mengindikasikan bahwa Xbox tidak akan sendirian dalam proyek ambisius ini. Nama ASUS, produsen perangkat keras komputer ternama, disebut-sebut sebagai mitra kolaborasi yang strategis.
Spekulasi mengenai konsol genggam Xbox ini semakin santer dengan munculnya bocoran yang mengklaim sebagai "Project Kennan", sebuah proyek kolaborasi antara Microsoft dan ASUS. Tampilan perangkat yang beredar di dunia maya memperlihatkan desain yang familiar, mengingatkan pada konsol-konsol genggam populer seperti Legion Go, Steam Deck, dan ROG Ally. Tata letak kontrol yang diusung mencakup layar yang diapit oleh tombol-tombol fungsi, termasuk joystick dan directional pad di sisi kiri, serta tombol aksi ABXY di sisi kanan.
Indikasi kuat yang mengarah pada keterlibatan ASUS adalah logo "ROG" yang terpampang di bagian bawah layar. Selain itu, varian berwarna hitam dari perangkat ini menampilkan tombol Xbox di bagian atas directional pad, semakin memperkuat dugaan bahwa konsol genggam ini merupakan hasil kreasi ASUS dengan sentuhan Xbox. Beberapa laporan bahkan mengklaim bahwa "Project Kennan" ini sebenarnya adalah "ROG Ally 2", suksesor dari konsol genggam ASUS yang sudah ada. Jika rumor ini benar, maka konsol ini berpotensi mengintegrasikan layanan dan fitur Xbox, menciptakan ekosistem yang saling melengkapi.
Dari segi spesifikasi, informasi yang beredar menyebutkan bahwa ROG Ally 2 akan hadir dalam dua varian. Varian berwarna hitam akan ditenagai oleh chipset AMD Ryzen Z2 Extreme (CPU 8-core, 36W) dengan RAM LPDDR5x 32 GB. Sementara itu, varian berwarna putih akan menggunakan chipset AMD Aeirth Plus (CPU 4-core, 20W) dengan RAM 16 GB. Kedua varian diperkirakan akan mengusung layar LCD 7 inci dengan refresh rate 120 Hz.
Kendati demikian, baik Xbox maupun ASUS belum memberikan pernyataan resmi terkait keberadaan konsol genggam kolaborasi ini. Oleh karena itu, keakuratan informasi yang beredar masih belum dapat dipastikan. Namun, sinyalemen kehadiran ROG Ally 2 di pasar Indonesia semakin kuat setelah dua model perangkat ASUS dengan nama model "RC73XA" dan "RC73YA" memperoleh sertifikat izin edar Postel dari SDPPI Kementerian Komunikasi Digital (Kemenkomdigi) Indonesia pada 6 Mei 2025. Kedua model ini memiliki "Nama Pemasaran" alias nama resmi ROG Ally 2.
Berdasarkan penelusuran lebih lanjut, RC73XA diidentifikasi sebagai ROG Ally 2 berwarna hitam dengan tombol Xbox, sedangkan RC73YA adalah ROG Ally 2 berwarna putih. Meskipun belum ada konfirmasi apakah perangkat yang terdaftar di SDPPI Kemenkomdigi ini terkait dengan konsol Xbox Project Kennan, kehadiran ROG Ally 2 di Indonesia tampaknya semakin dekat. Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya.
Spekulasi Spesifikasi ROG Ally 2:
- Varian Hitam:
- Chipset: AMD Ryzen Z2 Extreme (CPU 8-core, 36W)
- RAM: LPDDR5x 32 GB
- Varian Putih:
- Chipset: AMD Aeirth Plus (CPU 4-core, 20W)
- RAM: 16 GB
- Layar (Kedua Varian):
- Panel LCD 7 inci
- Refresh rate 120 Hz