Penyesalan Arsenal? Lewatkan Kvaratskhelia yang Kini Bersinar di PSG

Kiprah Khvicha Kvaratskhelia, winger asal Georgia, terus mencuri perhatian di kancah sepak bola Eropa. Setelah tampil gemilang bersama Napoli, pemain berusia 24 tahun itu kini menjadi andalan Paris Saint-Germain (PSG). Keberhasilan Kvaratskhelia mengantarkan PSG ke final Liga Champions musim ini, ditambah performa impresifnya di Ligue 1, memunculkan pertanyaan: pernahkah klub lain menyesal melepas kesempatan merekrutnya?

Salah satu klub yang mungkin merasakan penyesalan itu adalah Arsenal. Tiga tahun lalu, ketika Kvaratskhelia masih merumput bersama Rubin Kazan, pemandu bakat Arsenal sempat mengamati permainannya. Namun, laporan dari Tomasz Pasieczny, pemandu bakat Arsenal di Eropa Timur, kala itu tidak merekomendasikan perekrutan Kvaratskhelia. Pasieczny menilai Kvaratskhelia tampil buruk dan kehilangan kepercayaan diri.

"Dia tidak bisa mengatasinya. Setiap gerakan selanjutnya buruk, dari awal hingga akhir. Dia tersesat, bola memantul, Anda dapat melihat bahwa dia telah kehilangan kepercayaan dirinya," ujar Pasieczny kepada Weszlo.

Keputusan Arsenal untuk tidak merekrut Kvaratskhelia saat itu membuka jalan bagi Napoli untuk memboyongnya pada tahun 2022. Di bawah asuhan Luciano Spalletti, Kvaratskhelia langsung menjelma menjadi bintang. Ia menjadi bagian penting dari skuad Napoli yang berhasil meraih gelar juara Serie A musim 2022/2023, mengakhiri penantian panjang klub tersebut.

Penampilan gemilang Kvaratskhelia bersama Napoli menarik perhatian PSG. Pada bursa transfer Januari lalu, klub asal Paris itu rela mengeluarkan dana sebesar 80 juta Euro untuk memboyongnya. Investasi tersebut terbukti tidak sia-sia. Kvaratskhelia dengan cepat beradaptasi dengan gaya bermain PSG dan memberikan kontribusi signifikan. Ia telah mencetak 4 gol dan 6 assist, serta membantu PSG meraih gelar Ligue 1 musim 2024/2025.

Kini, Kvaratskhelia berpeluang menambah koleksi gelarnya dengan meraih trofi Liga Champions. PSG akan menghadapi Inter Milan di final, 1 Juni mendatang. Keberhasilan Kvaratskhelia menembus final Liga Champions bersama PSG semakin mempertegas kualitasnya sebagai salah satu winger terbaik di dunia saat ini.

Keputusan Arsenal untuk tidak merekrut Kvaratskhelia tiga tahun lalu kini menjadi sorotan. Seandainya Arsenal memberikan kesempatan kepada Kvaratskhelia, mungkin saja nasib klub asal London itu akan berbeda. Namun, sepak bola selalu penuh dengan "seandainya". Arsenal harus menerima kenyataan bahwa mereka telah melewatkan kesempatan untuk memiliki pemain sekaliber Kvaratskhelia.

  • Arsenal memilih Marquinhos
  • Kvaratskhelia bersinar di Napoli
  • PSG melaju ke final Liga Champions