Artis Larasati Nugroho Berharap Penggantian Mobil Baru dari Klaim Asuransi Pasca Kecelakaan

Kabar terbaru datang dari dunia hiburan, aktris Larasati Nugroho mengungkapkan kesibukannya pasca insiden kecelakaan mobil yang dialaminya pada akhir Januari lalu. Saat ini, Larasati tengah fokus mengurus proses klaim asuransi terkait kendaraannya yang mengalami kerusakan.

"Saat ini saya sedang disibukkan dengan urusan asuransi. Prosesnya masih berjalan dan sejujurnya saya tipe orang yang tidak bisa fokus pada banyak hal sekaligus. Jadi, saya memilih untuk menyelesaikan satu per satu. Masalah asuransi ini benar-benar menyita perhatian," ungkap Larasati saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan.

Larasati menjelaskan bahwa mobil yang mengalami kecelakaan tersebut merupakan kendaraan pribadinya yang sehari-hari digunakan untuk berbagai keperluan. Oleh karena itu, ia sangat berharap pihak asuransi dapat memberikan penggantian yang sesuai.

"Mobil itu sangat penting bagi saya, bisa dibilang kaki saya. Jadi, saya terus mengupayakan yang terbaik dalam proses klaim ini," imbuhnya.

Selain itu, Larasati juga menyinggung mengenai aktivitasnya di dunia hiburan, khususnya dalam produksi FTV. Ia menjelaskan bahwa saat ini belum ada tawaran syuting yang diambil karena memang belum ada produksi yang berjalan.

"Kebetulan, beberapa rumah produksi FTV sedang melakukan revisi dan penyesuaian. Jadi, untuk sementara waktu belum ada produksi baru. Oleh karena itu, fokus utama saya saat ini adalah menyelesaikan urusan asuransi ini," jelasnya.

Mengenai proses klaim, Larasati mengungkapkan bahwa ia masih menunggu hasil final dari pihak asuransi. Ia berharap mobilnya dapat diganti dengan unit yang baru atau setidaknya mendapatkan penggantian yang setara.

"Prosesnya memang memakan waktu, tetapi kami masih menunggu keputusan akhir dalam 14 hari kerja ke depan. Semoga hasilnya sesuai dengan harapan. Ini sudah tahap akhir, tinggal menunggu pengumuman resminya," tuturnya.

Larasati juga menyinggung mengenai kemungkinan penggantian mobil dengan unit baru. Meskipun belum ada kepastian dari pihak asuransi, ia sangat mengharapkan hal tersebut dapat terwujud.

"Sejujurnya, sebagai orang awam, saya berharap mobil saya bisa diganti dengan unit yang baru. Ibu saya juga memiliki harapan yang sama. Namun, menurut ketentuan yang berlaku, penggantian akan disesuaikan dengan harga mobil pada tahun terjadinya kecelakaan. Saat ini, perhitungan masih terus dilakukan," paparnya.

Ia memperkirakan bahwa keputusan akhir dari pihak asuransi akan diumumkan pada akhir bulan ini. Larasati berharap hasil yang diperoleh akan memberikan solusi terbaik baginya.

"Saya sudah berusaha memperjuangkan penggantian unit baru, tetapi sepertinya sulit untuk terealisasi. Kemungkinan besar saya hanya akan mendapatkan sisa nilai mobil. Namun, kita lihat saja nanti pengumuman resminya pada tanggal 27 Mei," pungkasnya.