Ketua Umum Golkar Lontarkan Kode Keras untuk Emil Dardak di Tengah Musda Golkar Jatim

Surabaya Gempar: Bahlil Lahadalia Sinyalkan Pintu Golkar Terbuka Lebar untuk Emil Dardak

Suasana meriah menyelimuti pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Jawa Timur di Surabaya. Kehadiran Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak, menjadi sorotan utama dalam acara yang digelar di Hotel Shangrilla tersebut. Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, tak menyia-nyiakan kesempatan untuk melontarkan pernyataan yang mengundang perhatian banyak pihak.

Di tengah sambutannya, Bahlil secara implisit menawarkan "pelabuhan baru" kepada Emil Dardak, yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur. Dengan nada bercanda namun sarat makna, Bahlil menyatakan bahwa Golkar siap menyambut Emil jika merasa "tidak nyaman" di partai lamanya.

"Pak Wagub, kalau di rumah bapak sekarang sudah tidak nyaman, Beringin siap membersamai bapak agar menjadi aman," ujar Bahlil, disambut gelak tawa dan tepuk tangan meriah dari ribuan kader Golkar yang hadir.

Emil Dardak sendiri terlihat santai menanggapi "goda" dari Bahlil. Ia bahkan tertawa lepas mendengar pernyataan tersebut, yang semakin memanaskan suasana politik di Jawa Timur. Kehadiran Emil mewakili Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang sedang menjalankan misi dagang di Kalimantan Timur.

Selain "kode keras" untuk Emil Dardak, Bahlil juga menekankan komitmen Partai Golkar untuk menjaga nilai-nilai demokrasi dalam setiap Musda. Ia menyinggung bahwa Golkar menjunjung tinggi proses pemilihan yang transparan dan akuntabel, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

"Kalau partai lain mungkin bisa lewat surat tugas, tapi di Partai Golkar sudah menjadi kebiasaan untuk terus melestarikan nilai-nilai demokrasi," tegas Bahlil.

Musda XI Partai Golkar Jatim kali ini semakin menarik perhatian karena hanya ada satu kandidat yang mendaftar sebagai calon Ketua DPD Partai Golkar Jatim, yaitu Ali Mufthi. Anggota Komisi V DPR RI tersebut telah mengumpulkan 41 dukungan dari 44 pemilik suara sah, termasuk dukungan dari mayoritas pengurus DPD Golkar kabupaten/kota di Jawa Timur.

Tiga suara yang belum diperoleh Ali Mufthi berasal dari DPP Golkar, DPD Golkar Jatim, dan Dewan Penasihat DPD Golkar Jatim. Musda ini akan menentukan siapa yang akan menggantikan Sarmuji, yang saat ini menjabat sebagai Sekjen Partai Golkar, sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jatim.

Kehadiran Emil Dardak dan pernyataan Bahlil Lahadalia telah menambah dinamika politik di Jawa Timur. Apakah Emil akan mempertimbangkan tawaran dari Golkar? Waktu yang akan menjawab.