Gunung Ile Lewotolok Erupsi, Kolom Abu Vulkanik Setinggi 500 Meter Teramati
Gunung Ile Lewotolok yang terletak di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya dengan erupsi yang terjadi pada Minggu (11/5/2025) siang. Letusan ini menghasilkan kolom abu setinggi kurang lebih 500 meter di atas puncak gunung.
Menurut keterangan dari Jefri Pugel, petugas Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Ile Lewotolok, erupsi terjadi pada pukul 12.35 WITA. Kolom abu yang teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal, condong ke arah timur. Erupsi ini terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 29 mm dan durasi sekitar 36 detik.
PGA Ile Lewotolok mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tidak beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari pusat erupsi, serta 2,5 kilometer sektoral selatan, tenggara, dan barat. Masyarakat diimbau untuk menggunakan masker atau alat pelindung diri lainnya guna menghindari gangguan pernapasan yang disebabkan oleh abu vulkanik.
Sebelumnya, pada hari Sabtu (10/5/2025), PGA Ile Lewotolok mencatat aktivitas vulkanik yang cukup tinggi. Dalam periode 24 jam, tercatat 49 kali letusan dengan tinggi kolom abu antara 100 hingga 300 meter. Letusan-letusan tersebut disertai dengan gemuruh lemah dan lontaran lava pijar di sekitar kawah. Selain itu, terekam juga 173 kali gempa embusan, enam kali gempa vulkanik dalam, satu kali gempa tektonik lokal, dan dua kali gempa tektonik jauh.
Saat ini, status Gunung Ile Lewotolok berada pada Level II (Waspada). Masyarakat di sekitar gunung diimbau untuk terus memantau informasi resmi dari pihak berwenang dan mengikuti arahan yang diberikan untuk keselamatan.