Calon Haji Asal Bangkalan Wafat di Surabaya Akibat Komplikasi
Kabar duka menyelimuti keberangkatan ibadah haji tahun ini. Seorang calon jemaah haji asal Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, bernama Supatmi, dilaporkan meninggal dunia di Rumah Sakit Haji Surabaya setelah sempat mendapatkan perawatan intensif. Wanita tersebut menghembuskan nafas terakhirnya pada Sabtu (10/5/2025) pagi, tepat sebelum rombongannya dijadwalkan bertolak ke Tanah Suci.
Arif Rochman, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bangkalan, mengkonfirmasi berita duka ini. Menurutnya, almarhumah Supatmi, warga Kelurahan Kraton, Bangkalan, memang telah memiliki riwayat penyakit komplikasi sebelum keberangkatannya. Bahkan, kondisi kesehatannya sudah menurun saat menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Setibanya di asrama, Supatmi tidak dapat mengikuti prosesi penerimaan jemaah haji di aula karena kondisinya yang lemah.
Setibanya di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, petugas medis segera memberikan pertolongan. Supatmi langsung dievakuasi menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Haji Surabaya untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Sayangnya, meskipun telah dilakukan berbagai upaya perawatan, kondisi kesehatan Supatmi terus memburuk hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia akibat komplikasi penyakit yang dideritanya. Jenazah almarhumah telah dipulangkan ke rumah duka di Bangkalan untuk dimakamkan.
Supatmi sedianya tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 29, yang beranggotakan 219 jemaah haji lainnya. Kloter ini dijadwalkan terbang ke Arab Saudi pada hari yang sama. Dengan wafatnya Supatmi, jumlah anggota kloter 29 kini menjadi 218 orang. Kepergian Supatmi meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan kerabat serta seluruh calon jemaah haji asal Bangkalan yang akan berangkat menunaikan ibadah haji.