Lonjakan Pendaki Gunung Lawu Picu Antrean Panjang di Jalur Ceto
markdown Kawasan Gunung Lawu, khususnya jalur pendakian via Ceto di Karanganyar, mengalami lonjakan signifikan jumlah pendaki selama libur panjang. Lebih dari seribu pendaki tercatat melintasi jalur ini pada hari Minggu, (11/05/2025) memicu antrean panjang dan kepadatan di sepanjang rute pendakian.
Eko Supardi Mamora, seorang anggota Relawan Ceto, menyampaikan bahwa peningkatan jumlah pendaki sudah terasa sejak dua hari terakhir. "Kepadatan sangat terasa, kemarin hampir seribu pendaki, dan hari ini diperkirakan lebih dari seribu. Sehingga total ada sekitar 2.000 pendaki berada di atas gunung saat ini," ungkapnya.
Lonjakan pendaki ini diperkirakan mencapai 70 persen dibandingkan dengan hari-hari biasa. Kondisi ini berdampak pada penuhnya area parkir di sekitar basecamp pendakian. "Area parkir penuh, bahkan meluber hingga ke area permukiman warga. Empat basecamp yang kami miliki tidak mampu menampung kendaraan pendaki," jelas Eko.
Menanggapi peningkatan aktivitas pendakian ini, tim relawan Ceto telah meningkatkan upaya pengamanan dan memberikan pengarahan kepada para pendaki di pintu masuk jalur pendakian. Pengarahan meliputi:
- Keamanan Pendakian: Mengingatkan pendaki tentang pentingnya keselamatan selama pendakian, terutama kondisi jalur Ceto yang didominasi tanah.
- Perlengkapan Pendakian: Mewajibkan penggunaan sepatu hiking untuk mencegah cedera, serta membawa perlengkapan penting seperti jas hujan mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu.
- Kondisi Fisik: Memastikan setiap pendaki dalam kondisi sehat dan prima.
- Larangan Memisahkan Diri dari Rombongan: Mengingatkan agar pendaki tidak terpisah dari rombongan dan tidak mengutamakan ego pribadi untuk mencapai puncak secepat mungkin.
- Area Camp: Memberikan informasi terkait area camp yang aman untuk mendirikan tenda.
Eko memperkirakan puncak kepadatan pendaki di jalur Ceto terjadi pada hari Minggu. Ia menambahkan, "Meskipun besok masih akan ada pendaki, namun tidak akan seramai hari ini."