Polisi Jakarta Utara Perangi Premanisme dengan Tindakan Tegas dan Sinergi TNI

Aparat kepolisian di wilayah Jakarta Utara menyatakan perang terhadap segala bentuk premanisme. Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Ahmad Fuady, telah menginstruksikan jajarannya untuk tidak ragu menindak tegas para pelaku yang meresahkan masyarakat. Penegasan ini disampaikan sebagai respons terhadap maraknya aksi premanisme yang terjadi di beberapa wilayah di Jakarta Utara.

Kombes Pol Ahmad Fuady menekankan bahwa tindakan tegas yang diambil oleh kepolisian memiliki dasar hukum yang kuat dan dilindungi oleh undang-undang. Ia juga mengingatkan seluruh anggota kepolisian untuk selalu bertindak profesional dan sesuai dengan prosedur operasional standar (SOP) yang berlaku. Hal ini penting untuk memastikan bahwa penindakan yang dilakukan tidak melanggar hak asasi manusia dan tetap menjunjung tinggi supremasi hukum.

Selain penindakan tegas, Kapolres juga menekankan pentingnya sinergi antara TNI dan Polri dalam memberantas premanisme. Menurutnya, kerjasama yang solid antara kedua institusi ini akan memperkuat upaya penegakan hukum dan menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi masyarakat. Dukungan penuh juga datang dari Dandim 0502/JU, Kolonel Inf Dony Gredinand, yang menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dengan kepolisian dalam memberantas premanisme hingga ke akar-akarnya.

Kolonel Inf Dony Gredinand menambahkan bahwa TNI akan selalu siap membantu kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia juga menyoroti bahwa premanisme seringkali terkait dengan jaringan narkoba, sehingga pemberantasannya memerlukan kerjasama lintas sektoral yang kuat.

Guna menciptakan efek jera dan menekan angka kriminalitas, patroli gabungan secara rutin digelar di berbagai wilayah rawan di Jakarta Utara. Beberapa lokasi yang menjadi fokus patroli antara lain:

  • Koja
  • Jakarta Islamic Center
  • Kelapa Gading
  • Warakas
  • Jakarta International Stadium (JIS)
  • Danau Sunter
  • Plumpang

Dengan adanya tindakan tegas, sinergi TNI-Polri, dan patroli rutin, diharapkan premanisme di Jakarta Utara dapat diberantas secara efektif, sehingga masyarakat dapat merasa aman dan nyaman dalam beraktivitas sehari-hari.