Rentetan Peristiwa Nahas: Pengakuan Larasati Nugroho tentang Empat Insiden Kecelakaan Mobil yang Dialaminya

Artis peran Larasati Nugroho baru-baru ini membuka diri tentang serangkaian pengalaman pahit yang dialaminya terkait kecelakaan mobil. Dalam pengakuannya, ia menyebutkan telah mengalami empat kecelakaan berbeda dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir. Kisah-kisah ini tidak hanya mengungkapkan kejadian yang tidak menguntungkan, tetapi juga keteguhan dan upaya refleksi diri sang aktris.

Kisah pertama terjadi ketika sebuah mobil Kopaja secara tiba-tiba keluar jalur tanpa memberikan tanda, mengakibatkan tabrakan yang tak terhindarkan. Insiden kedua, yang terjadi pada tahun 2016, melibatkan aksi kebut-kebutan yang dipicu oleh tantangan dari seorang pria. Larasati berusaha menghindar ketika pria tersebut menabrak tiang listrik. Kendaraannya sampai terbalik tiga kali. Beruntung, ia selamat dari insiden tersebut.

Namun, rangkaian kejadian malang tidak berhenti di situ. Pada tahun 2018, Larasati kembali mengalami kecelakaan di jalan tol yang melibatkan sebuah truk tronton. Ia berada di posisi ketiga dalam rangkaian tabrakan tersebut, yang mengakibatkan patah tulang kaki. Peristiwa ini membuatnya merasa bahwa ia telah cukup mengalami musibah dan mempertanyakan apakah hidupnya hanya akan dihabiskan untuk mengganti mobil akibat kecelakaan.

Ironisnya, di awal tahun 2025, Larasati kembali menjadi korban kecelakaan. Kali ini, penyebabnya adalah ban mobil yang pecah secara tiba-tiba. Kejadian ini semakin menambah daftar panjang pengalaman buruknya di jalan raya.

Larasati mengaku sering merenungkan mengapa ia terus-menerus mengalami kejadian serupa. Ia berusaha mencari jawaban dan melakukan introspeksi diri untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mungkin menjadi penyebab kecelakaan tersebut. Ia juga sempat mempertimbangkan kemungkinan adanya karma atau kesalahan di masa lalu yang menjadi penyebab musibah yang dialaminya.

"Belum dapat jawabannya sampai hari ini. Mungkin ya aku harus introspeksi. Aku kenapa kecelakaan terus? Misalkan orang kan problemnya banyak, aku kontinuitasnya kecelakaan. Harus lebih memperbaiki diri," tutur Larasati.

Meski demikian, Larasati bersyukur karena secara mental ia tetap kuat dan tidak mengalami trauma yang berkepanjangan. Ia mengungkapkan bahwa yang membuatnya lebih trauma adalah kerugian materi akibat kerusakan mobil yang harus diganti secara berulang. Ia juga menambahkan bahwa setelah kecelakaan, ia langsung meminta pacarnya untuk melewati jalan yang sama tempat kejadian untuk memahami penyebabnya.

  • Kecelakaan pertama: Ditabrak Kopaja
  • Kecelakaan kedua: Saat menghindari pembalap liar, mobilnya terbalik
  • Kecelakaan ketiga: Terjepit tronton di tol hingga kaki patah
  • Kecelakaan keempat: Ban pecah di awal tahun 2025