Antisipasi Tawuran Berkelanjutan, Siswa SD di Depok Dilibatkan dalam Perjanjian Disiplin

Dinas Pendidikan Kota Depok mengambil langkah tegas menyusul insiden perkelahian antar siswa Sekolah Dasar (SD) di wilayah Cilangkap, Kecamatan Tapos. Upaya preventif ini diwujudkan melalui serangkaian pertemuan yang melibatkan siswa, orang tua, dan pihak sekolah.

Pertemuan yang berlangsung di SDN Cilangkap 5 dan SDN Cilangkap 8 pada Senin (12/5/2025), menjadi wadah pembinaan intensif. Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Siti Chaerijah Aurijah, menjelaskan bahwa fokus utama pertemuan adalah memberikan pemahaman mendalam kepada siswa tentang dampak negatif tawuran dan pentingnya menjaga ketertiban serta keamanan lingkungan sekolah dan masyarakat.

Salah satu poin krusial dalam pertemuan tersebut adalah penandatanganan surat perjanjian oleh para siswa yang terlibat. Surat ini berisi komitmen siswa untuk tidak mengulangi perbuatan serupa di masa mendatang. Selain itu, perjanjian ini juga menekankan pentingnya menghormati sesama teman, guru, dan warga sekitar, serta mematuhi peraturan sekolah dan norma-norma sosial yang berlaku.

Siti menambahkan bahwa Dinas Pendidikan Kota Depok juga melibatkan berbagai pihak terkait dalam upaya pembinaan ini. Kasi Kelembagaan dan Peserta Didik Bidang Pembinaan SD dari Dinas Pendidikan Kota Depok turut hadir dalam pertemuan tersebut. Selain itu, pihak Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA DP3AP2KB) dijadwalkan untuk memberikan pembinaan tambahan pada Kamis (15/5/2025). Polsek Cimanggis juga akan turut serta dalam memberikan penyuluhan hukum dan pembinaan karakter kepada para siswa.

Insiden tawuran yang melibatkan siswa SDN Cilangkap 5 dan SDN Cilangkap 8 terjadi pada Sabtu (10/5/2025) di sekitar Perumahan Laguna 1 dan area pemakaman RW 03, Kelurahan Cilangkap. Perkelahian tersebut sempat terekam dalam video amatir yang menunjukkan sejumlah siswa berseragam sekolah terlibat aksi saling serang. Beberapa siswa terlihat membawa penggaris panjang dan diduga menggunakan senjata tajam.

Kapolsek Cimanggis, Komisaris Jupriono, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut. Tawuran berhasil diredam oleh warga sekitar. Pihak kepolisian saat ini tengah berkoordinasi dengan pengurus lingkungan dan pihak sekolah untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Diharapkan, melalui upaya pembinaan yang komprehensif dan melibatkan berbagai pihak, kasus tawuran antar siswa SD di Cilangkap dapat menjadi pelajaran berharga dan tidak terulang kembali di masa mendatang. Dinas Pendidikan Kota Depok berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan dan pembinaan terhadap siswa, serta menjalin kerjasama dengan berbagai pihak untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh siswa.