Kolonel Antonius Hermawan, Korban Ledakan Garut, Dikenang Sebagai Sosok Inspiratif dan Penyayang Keluarga
Suasana duka menyelimuti kediaman Kolonel CPL Antonius Hermawan (50) di Perumahan Seruni Hills, Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa (13/5/2025). Almarhum, salah satu korban ledakan gudang amunisi di Garut, dikenal sebagai sosok yang cerdas, sederhana, dan sangat dekat dengan keluarga, terutama anak tunggalnya yang baru berusia 6 tahun. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan rekan-rekan sejawatnya.
Eko, sepupu almarhum, mengungkapkan bahwa Kolonel Antonius adalah sosok yang sangat bertanggung jawab dan selalu memberikan solusi atas setiap masalah. "Mas Anton itu orangnya semeleh, artinya apa adanya, dengan penuh tanggung jawab akan mengerjakan," ujarnya. Kedekatan almarhum dengan sang anak tunggal juga menjadi kenangan yang mengharukan. Setelah menanti selama 14 tahun, Tuhan memberikan kepercayaan kepada Antonius untuk memiliki seorang anak. "Iya (terpukul anaknya), karena dekat dengan bapaknya," tambah Eko.
Jenazah Kolonel Antonius tiba di rumah duka pada pukul 08.30 WIB dan langsung disemayamkan. Misa arwah digelar sebagai penghormatan terakhir sebelum jenazah diberangkatkan ke Yogyakarta. Upacara persemayaman militer dipimpin oleh personel TNI sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa almarhum. Kepala Pusat Peralatan Angkatan Darat (Kapuspalad) Mayjen TNI R.D. Epi Setiadi turut hadir memberikan penghormatan terakhir.
Kolonel Antonius Hermawan merupakan alumni Akademi Militer tahun 1997. Jenazahnya diberangkatkan ke Yogyakarta melalui Bandara Halim Perdanakusuma menggunakan pesawat Batik Air sekitar pukul 12.45 WIB. Pemakaman akan dilaksanakan di Desa Kaliwangu VIII, Kelurahan Harjo Binangun, Sleman, Yogyakarta pada pukul 16.00 WIB. Keluarga dan kerabat mengenang Kolonel Antonius sebagai sosok panutan dan sumber inspirasi yang akan selalu dirindukan.