Kontroversi di Balik Panggung Met Gala 2025: Kurangnya Apresiasi terhadap Shah Rukh Khan Menuai Kecaman

Malam gemerlap Met Gala 2025, yang menampilkan Shah Rukh Khan dalam balutan elegan rancangan Sabyasachi Mukherjee, berubah menjadi sorotan kontroversi. Kehadiran ikon Bollywood ini, didampingi sang desainer, seharusnya menjadi momen perayaan keberagaman budaya. Namun, insiden kecil saat wawancara memicu gelombang kritik terhadap para pembawa acara.

Wawancara singkat antara Shah Rukh Khan dan dua koresponden Vogue, Teyana dan Ego, menjadi sumber permasalahan. Ketika ditanya tentang pengalamannya sebagai aktor Bollywood pertama yang menghadiri Met Gala, Khan menjawab dengan rendah hati bahwa ia merasa gugup dan hanya berani hadir berkat dukungan Sabyasachi. Reaksi kedua pewawancara, yang menunjukkan ekspresi kebingungan, memicu reaksi keras dari para penggemar dan netizen.

Ketidaktahuan Teyana dan Ego tentang siapa yang mereka wawancarai dianggap sebagai bentuk kurangnya persiapan dan rasa hormat. Sabyasachi Mukherjee, dengan sigap, mengambil alih kendali dan memberikan pengantar singkat mengenai latar belakang dan popularitas global Shah Rukh Khan.

"Sedikit konteks, Shah Rukh Khan mungkin adalah pria paling terkenal di dunia dan dia memiliki banyak penggemar," ujar Sabyasachi, menekankan betapa banyak penggemarnya. Dia menambahkan, "Kami hampir berdesakan di luar hotel saat dia keluar."

Respons netizen, khususnya dari India dan para penggemar Shah Rukh Khan di seluruh dunia, sangatlah keras. Banyak yang mengecam kedua pewawancara karena dianggap kurang riset dan tidak menghargai ikon perfilman tersebut. Ungkapan kekecewaan dan pembelaan terhadap Shah Rukh Khan membanjiri media sosial.

  • "Shah Rukh Khan itu lebih terkenal daripada Met Gala itu sendiri," tulis seorang pengguna.
  • Pengguna lain menambahkan, "Aku dari Rusia dan tumbuh besar menonton film-filmnya. Aku bahkan tahu tentang Met Gala karena K-Pop."
  • "Dia membesarkanku. Setengah dunia kenal SRK," komentar seorang penggemar dengan nada emosional.

Shah Rukh Khan, dengan rekam jejak membintangi lebih dari 100 film yang diterjemahkan ke berbagai bahasa, telah diakui oleh Forbes sebagai bintang film terbesar di dunia pada tahun 2015. Terlepas dari popularitasnya yang mendunia, Khan tetap dikenal dengan sikap rendah hati. Dalam pidatonya di Yale pada tahun 2012, ia pernah berkata, "Setiap kali saya mulai merasa terlalu sombong terhadap diri saya sendiri, saya selalu pergi ke AS."

Insiden ini memicu perdebatan tentang pentingnya riset dan pengetahuan budaya dalam acara-acara besar seperti Met Gala, serta perlunya menghormati tokoh-tokoh global dari berbagai bidang dan latar belakang.