Postecoglou: Trofi Jadi Penentu Kesuksesan di Tottenham Hotspur
Manajer Tottenham Hotspur, Ange Postecoglou, menyadari betul bahwa kesuksesannya di klub London Utara itu akan diukur dari raihan trofi, bukan sekadar proses transformasi yang tengah ia jalankan.
Meskipun menghadapi tantangan berat di Liga Inggris, di mana mereka sempat terpuruk di papan tengah klasemen, Spurs menunjukkan performa yang menjanjikan di kompetisi Eropa. Mereka berhasil melaju ke final Liga Europa, sebuah pencapaian yang membangkitkan harapan para penggemar untuk mengakhiri puasa gelar yang telah berlangsung sejak 2008. Final Liga Europa akan mempertemukan mereka dengan Manchester United di San Mames, Bilbao.
Postecoglou menggambarkan situasi yang dihadapinya saat ini sebagai upaya perubahan mendasar dalam tim, baik dari segi gaya bermain maupun komposisi pemain. Ia menekankan bahwa tugasnya bukan sekadar menambahkan 'kepingan terakhir' pada tim yang sudah mapan, tetapi membangun kembali fondasi klub secara keseluruhan.
"Saya tidak mengambil alih tim yang berada di posisi ketiga dan selalu konsisten di posisi itu. Sebelum saya mengambil alih, kami berada di posisi kedelapan. Kami bahkan tidak tampil di kompetisi Eropa," ujar Postecoglou.
Menurutnya, Tottenham Hotspur telah melakukan langkah signifikan dalam dua tahun terakhir dengan merekrut pemain-pemain muda yang memiliki visi jangka panjang. Namun, hal ini juga berdampak pada kurangnya kedalaman skuad untuk mengatasi tantangan yang ada saat ini.
"Itu merugikan kami karena kami tidak memiliki skuad yang dapat mengatasi apa yang sedang terjadi saat ini. Ini bukan hanya psikologis, ini tentang mencoba mengubah berbagai hal tetapi juga bisa meraih (gelar)," imbuhnya.
Postecoglou meyakini bahwa pencapaian trofi akan menjadi tolok ukur utama untuk menilai kinerjanya sebagai manajer Spurs. Ia menyadari bahwa meskipun timnya menunjukkan perkembangan yang positif, pada akhirnya gelar juara yang akan membuktikan bahwa ia telah memberikan dampak yang signifikan bagi klub.
"Menurut saya, itulah yang akan dinilai dari saya. Saya bisa saja duduk di sini di posisi kelima tahun lalu dan tetap kelima tahun ini, mungkin orang-orang tak akan menunggu asap putih untuk melihat apakah itu musim terakhir saya, tetapi mereka tetap akan berkata 'Anda tahu Ange, dia hebat tetapi tak berbeda dengan sebelumnya. Sampai klub ini juara, Anda belum memberi dampak.'"
Dengan peluang meraih trofi Liga Europa di depan mata, Postecoglou bertekad untuk membuktikan bahwa ia mampu membawa Tottenham Hotspur kembali ke puncak kejayaan.