Tradisi Pengangkatan Kiswah: Penanda Dimulainya Musim Haji di Makkah
Makkah, Arab Saudi – Masjidil Haram bersiap untuk melaksanakan tradisi tahunan yang menandai dimulainya musim haji: pengangkatan kiswah Ka'bah. Ritual ini merupakan simbol persiapan menyambut kedatangan jutaan jemaah dari seluruh dunia.
Prosesi pengangkatan kiswah, kain penutup Ka'bah, dilakukan sebagai langkah preventif untuk melindungi kain tersebut dari kerusakan akibat interaksi fisik yang intens dari jemaah selama pelaksanaan tawaf. Otoritas Umum untuk Perawatan Urusan Dua Masjid Suci bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan tradisi ini.
Secara teknis, pengangkatan kiswah melibatkan serangkaian tahapan yang dilakukan dengan cermat oleh tim khusus. Proses dimulai dengan melepaskan bagian bawah kiswah dari keempat sisi Ka'bah. Sudut-sudut kain dipisahkan, tali pengikat dilepas, dan cincin pengikat dibuka. Kemudian, bagian bawah kiswah digulung ke atas hingga ketinggian sekitar tiga meter dan ditutupi dengan kain katun putih. Penggantian kain penutup ini bertujuan untuk menjaga kesucian Ka'bah selama musim haji berlangsung.
Saat ini, Masjidil Haram telah dipadati oleh jemaah haji yang berdatangan dari berbagai penjuru dunia. Pemerintah Arab Saudi telah mengambil langkah-langkah antisipasi dengan menutup akses bagi jemaah umrah sejak 29 April 2025 dan melakukan sterilisasi area khusus yang diperuntukkan bagi jemaah haji. Hal ini dilakukan untuk memastikan kelancaran dan kekhusyukan ibadah haji.
Pengangkatan kiswah bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga menjadi pengingat bagi umat Muslim akan kesucian Ka'bah dan pentingnya menjaga kehormatan tempat suci ini. Ritual ini juga menandakan semakin dekatnya pelaksanaan ibadah haji, salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan bagi setiap Muslim yang mampu.