Cheryl Tweedy Ditunjuk Sebagai Pengelola Warisan Liam Payne untuk Sang Putra

Mantan personel One Direction, Liam Payne, meninggalkan warisan signifikan yang kini dikelola oleh mantan pasangannya, Cheryl Tweedy. Keputusan ini muncul setelah Payne tidak meninggalkan surat wasiat sebelum meninggal dunia.

Bear Payne, putra Liam Payne dan Cheryl Tweedy, menjadi ahli waris tunggal dari harta warisan tersebut. Mengingat usianya yang masih muda, saat ini berumur 8 tahun, pengadilan menunjuk Cheryl Tweedy sebagai administrator sementara untuk mengelola aset tersebut hingga Bear mencapai usia dewasa. Total harta warisan yang ditinggalkan Payne diperkirakan mencapai 24 juta poundsterling.

Menurut hukum waris di Inggris, ketika seseorang meninggal dunia tanpa meninggalkan wasiat, harta kekayaannya akan diwariskan kepada pasangan yang sah, atau jika tidak ada, maka kepada anak-anaknya. Dalam kasus ini, karena Payne tidak memiliki pasangan yang sah saat meninggal dunia, Bear menjadi penerima tunggal warisan tersebut.

Penunjukan Cheryl Tweedy sebagai administrator memiliki batasan tertentu. Ia bertugas mengelola dan menjaga aset warisan demi kepentingan Bear hingga ia dewasa. Tweedy dilaporkan berencana untuk menunda penyerahan penuh warisan kepada Bear hingga ia berusia 25 tahun. Pertimbangan ini didasarkan pada keyakinan bahwa di usia tersebut, Bear akan lebih mampu mengelola keuangan secara bijaksana dan tidak bergantung pada warisan tersebut.

Keputusan ini menjadi sorotan publik, memunculkan diskusi tentang pengelolaan warisan untuk anak di bawah umur dan peran orang tua dalam memastikan masa depan keuangan anak-anak mereka. Proses administrasi warisan ini diharapkan dapat memberikan keamanan finansial bagi Bear Payne di masa depan.