Megawati Pegang Kendali Penuh Penentuan Sekjen PDIP, Utut Adianto Ungkap Mekanisme Internal Partai

Jakarta - Penentuan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sepenuhnya berada di tangan Ketua Umum (Ketum) Megawati Soekarnoputri. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PDIP, Utut Adianto, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (14/5/2025).

Menurut Utut, Megawati memiliki peran sentral sebagai formatur tunggal dalam penyusunan struktur partai, termasuk dalam memilih sosok yang akan mengisi posisi Sekjen. "Di PDI itu tidak ada pemilihan (terkait sekjen), misalnya Ibu (Megawati) aklamasi ketua umum, nanti Ibu yang menyusun kabinetnya, Ibu formatur tunggal," jelas Utut.

Utut mengakui bahwa dirinya belum mengetahui nama-nama yang berpotensi menjadi Sekjen PDIP. Saat ini, ia lebih fokus pada urusan teknis partai. "Kan kalau itu kamu yang nanya, saya mana tahu (soal calon sekjen)," ujarnya.

Lebih lanjut, Utut menyinggung mengenai kemungkinan pertemuan antara Megawati dan Presiden Prabowo Subianto menjelang Kongres PDIP. Ia menyebutkan peran Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, yang aktif menjalin komunikasi dengan berbagai tokoh, termasuk Prabowo. Pertemuan antara Megawati dan Prabowo sebelumnya telah berlangsung pada 7 April lalu. Utut menyarankan agar pertanyaan lebih detail mengenai hal ini diajukan langsung kepada Puan Maharani.

"Karena Ibu Puan bertemu dengan Pak Prabowo, bertemu dengan Pak Jokowi, bertemu dengan Pak siapa, hampir semua tokoh beliau ketemu," imbuhnya. Hal ini menunjukkan intensitas komunikasi politik yang dilakukan Puan Maharani dalam menjembatani berbagai kepentingan menjelang agenda penting partai.

Utut menekankan bahwa dinamika internal PDIP saat ini menunjukkan soliditas dan kepercayaan penuh terhadap kepemimpinan Megawati Soekarnoputri dalam menentukan arah dan komposisi kepengurusan partai. Penunjukan Sekjen akan menjadi salah satu indikator penting dalam membaca peta politik PDIP ke depan.