Ka'bah Diselimuti Kain Ihram: Pertanda Musim Haji Dimulai
Masjidil Haram menyaksikan momen penting tadi malam, menandai dimulainya musim haji dengan prosesi pengangkatan kiswah Ka'bah. Ritual ini menjadi penanda visual bahwa jutaan umat Muslim dari seluruh dunia akan segera membanjiri kota suci Mekkah untuk menunaikan rukun Islam kelima.
Setelah salat Isya, sebagaimana dilaporkan oleh Inside the Haramain, para teknisi ahli memulai prosesi sakral ini. Kiswah, kain penutup Ka'bah yang megah, diangkat dan bagian bawahnya ditutupi dengan kain putih polos, menyerupai pakaian ihram yang dikenakan oleh para jamaah haji. Pemandangan ini menjadi simbol kuat persiapan spiritual dan fisik yang harus dilakukan oleh setiap Muslim sebelum memasuki ritual inti ibadah haji.
Siaran langsung dari KSA Qur'an TV, saluran resmi yang diawasi oleh Otoritas Penyiaran Saudi, menunjukkan secara detail bagaimana keempat sisi Ka'bah telah diselimuti kain putih pada pagi hari. Tindakan ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga langkah preventif untuk melindungi kiswah dari potensi kerusakan akibat sentuhan dan interaksi intens dari jamaah selama pelaksanaan tawaf, yaitu ritual mengelilingi Ka'bah.
Pengangkatan kiswah sekitar tiga meter ke atas dan penutupan bagian bawahnya dengan kain katun putih dilakukan oleh Otoritas Umum untuk Perawatan Urusan Dua Masjid Suci. Prosedur ini adalah bagian dari serangkaian persiapan komprehensif yang dilakukan setiap tahun untuk memastikan kelancaran dan kekhidmatan ibadah haji.
Selain pengangkatan kiswah, Otoritas Masjidil Haram juga secara rutin mengganti kain penutup Ka'bah setiap tahun. Perubahan ini, yang kini dilakukan pada awal Muharram, menandai berakhirnya musim haji dan dimulainya tahun baru Islam, sebuah siklus yang terus berulang dan mengingatkan umat Muslim akan pentingnya pembaharuan diri dan peningkatan spiritual.