Megawati Soroti Kualitas Pemimpin Republik: Empati dan Disiplin Jadi Tolak Ukur Utama
Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Megawati Soekarnoputri, menyampaikan pandangannya mengenai kriteria ideal seorang pemimpin republik. Dalam sebuah acara peluncuran buku tentang Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) di Jakarta Pusat, Rabu (14/5/2025), Megawati menekankan bahwa menjadi pemimpin republik bukanlah perkara mudah dan berbeda dengan sekadar menjadi seorang presiden.
Megawati, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PDIP, menjelaskan bahwa seorang pemimpin sejati harus memiliki wawasan yang luas, kepedulian terhadap lingkungan sekitar, dan yang terpenting, empati yang mendalam. Beliau mengungkapkan bahwa dirinya sering menggunakan kecerdasan emosional (EQ) sebagai alat untuk menilai karakter seseorang. Kemampuan untuk merasakan apa yang dirasakan orang lain, menurutnya, sangat penting untuk membedakan antara pemimpin yang tulus dan pemimpin yang hanya mementingkan diri sendiri. Megawati bahkan mengklaim dapat melihat indikasi keserakahan atau kurangnya rasa hormat pada diri seseorang melalui EQ.
Politisi senior ini juga menyoroti permasalahan kedisiplinan di Indonesia. Menurutnya, kurangnya disiplin menjadi salah satu tantangan besar yang perlu diatasi. Ia mempertanyakan efektivitas sistem pendidikan dalam menanamkan nilai-nilai disiplin dan merasa bahwa formulasi disiplin yang tepat masih belum ditemukan di Indonesia. Pernyataan ini mengindikasikan kekhawatiran Megawati terhadap kualitas sumber daya manusia dan potensi kemajuan bangsa jika permasalahan disiplin tidak segera diselesaikan.
Megawati memberikan contoh bagaimana ia menerapkan standar tinggi dalam kepemimpinan di internal partainya. Ia tidak segan-segan menyingkirkan anggota yang dianggap tidak serius atau tidak memiliki integritas yang cukup. Hal ini menunjukkan komitmennya terhadap kualitas kepemimpinan dan keyakinannya bahwa hanya dengan pemimpin yang kompeten dan berintegritas, sebuah organisasi dapat mencapai tujuan yang diharapkan.
Dengan demikian, Megawati Soekarnoputri memberikan pesan penting bagi para calon pemimpin bangsa. Ia menekankan bahwa kepemimpinan yang efektif tidak hanya membutuhkan kecerdasan intelektual, tetapi juga kecerdasan emosional, empati, dan disiplin yang kuat. Kualitas-kualitas ini, menurutnya, adalah fondasi utama untuk membangun pemimpin yang mampu membawa Indonesia menuju kemajuan dan kesejahteraan.